Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Berpisah di Puncak Momen, Gloria–Terry Akhiri Duet Lintas Negara

Johan Panjaitan • Jumat, 20 Maret 2026 | 12:10 WIB

Gloria Emanuelle Widjaja(kiri).
Gloria Emanuelle Widjaja(kiri).

JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Kebersamaan unik lintas negara antara Gloria Emanuelle Widjaja dan Terry Hee Yong Kai resmi berakhir. Setelah menjalani empat turnamen BWF World Tour 2026, keduanya sepakat mengakhiri kemitraan yang sempat mencuri perhatian publik bulu tangkis.

Perpisahan ini bukan tanpa alasan. Kembalinya Rehan Naufal Kusharjanto dari cedera lutut kiri menjadi titik balik. Rehan, yang absen sejak Macau Open 2025, kini siap kembali ke lapangan dan melanjutkan duet lamanya bersama Gloria.

Pasangan Rehan/Gloria saat ini menempati peringkat 30 dunia dan masih membuka peluang untuk bersaing di level elite, termasuk turnamen Super 1000. Gloria pun menyambut kembalinya sang partner dengan perasaan campur aduk.

Baca Juga: AFC Bournemouth vs Manchester United: Ujian Konsistensi demi Amankan Tiga Besar

“Saya akan kembali berpasangan dengan Rehan di PB Djarum. Rasanya tentu berbeda, apalagi nanti harus berhadapan dengan Terry di sisi lapangan yang berseberangan,” ungkapnya.

Meski singkat, perjalanan Gloria bersama Terry meninggalkan kesan mendalam. Duet Indonesia–Singapura itu menghadirkan dinamika baru, tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam membangun chemistry lintas budaya di lapangan.

Salah satu momen paling membekas terjadi saat tampil di Indonesia Masters. Dukungan publik tuan rumah tetap mengalir deras meski mereka tampil sebagai pasangan berbeda negara—sebuah pengalaman yang jarang terjadi di panggung bulu tangkis internasional.

“Sungguh luar biasa bisa bermain bersama mewakili negara berbeda, tetapi mendapat dukungan yang sama besar,” kenang Gloria.

Baca Juga: Wakil Ketua MUI Tegaskan: Haram Umumkan Lebaran di Luar Keputusan Pemerintah

Di sisi lain, Terry juga mengakui bahwa kolaborasi tersebut memberinya banyak pelajaran berharga. Bukan hanya dari sisi permainan, tetapi juga mental bertanding di level tertinggi.

“Pertandingan di All England akan selalu saya ingat. Kami hampir mengalahkan pasangan nomor satu dunia,” ujarnya.

Kini, jalan keduanya kembali berpisah. Gloria melanjutkan langkah bersama partner lamanya, sementara Terry membuka lembaran baru. Namun, jejak singkat duet ini telah meninggalkan cerita—bahwa dalam olahraga, perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan yang menyatukan.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#turnamen #gloria emanuela widjaja #BWF 2026 #berpisah