JAKARTA, Sumutpos.jawapos.com-Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menegaskan strategi transformasi bisnis untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif nasional. Memasuki 2026, perusahaan membidik pangsa pasar dua digit dengan mengandalkan inovasi teknologi, digitalisasi layanan, hingga pengembangan kendaraan hybrid.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi lanjutan setelah Mitsubishi Motors menandai 55 tahun perjalanan di Indonesia pada akhir 2025. Meski menghadapi dinamika pasar yang menantang, Mitsubishi menilai kinerja tahun lalu tetap solid dengan sejumlah pencapaian penting, termasuk peluncuran global model baru di Tanah Air.
Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, mengatakan Indonesia tetap menjadi pasar strategis bagi Mitsubishi. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan mitra dan media yang dinilai berperan besar dalam menjaga kepercayaan konsumen.
Baca Juga: QJMotor Hadirkan Main Dealer Resmi di Sumut, Perkuat Jaringan dan Layanan Konsumen
“Saya ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan. Peran seluruh mitra telah menjadi bagian penting dalam perjalanan MMKSI dan Mitsubishi Motors di Indonesia,” ujar Kurita dalam acara buka puasa bersama di kantor MMKSI, Pulomas, Jakarta, 27 Februari 2026.
Saat ini sekitar 2,4 juta kendaraan Mitsubishi beroperasi di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kebutuhan keluarga hingga sektor usaha. Menurut Kurita, keberadaan kendaraan tersebut menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari di berbagai daerah.
Untuk memperkuat daya saing di tengah kompetisi pasar otomotif yang semakin ketat, MMKSI menyiapkan empat strategi utama pada 2026. Strategi tersebut meliputi perluasan jaringan diler di seluruh Indonesia, peningkatan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi, pengembangan kolaborasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta menghadirkan model kendaraan berkualitas tinggi termasuk teknologi hybrid.
Baca Juga: Hukuman Eks Kepala Puskesmas Parsoburan Diperberat, PT Medan Vonis 13 Bulan Penjara
Kinerja produk Mitsubishi di pasar domestik juga dinilai cukup stabil dengan sejumlah model yang mencatatkan pangsa pasar signifikan. Model terbaru Mitsubishi Destinator memimpin dengan pangsa pasar 71,3 persen, sementara Mitsubishi L300 tetap mendominasi segmen kendaraan niaga dengan 47,5 persen.
Di segmen kendaraan penumpang, Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross mencatat pangsa pasar 24,2 persen. Sementara Mitsubishi Pajero Sport mencapai 34,7 persen dan Mitsubishi Xforce mencatat 11,2 persen.
Bagi Mitsubishi, capaian tersebut bukan sekadar angka penjualan. Kurita menyebutnya sebagai wujud hubungan jangka panjang yang mereka sebut Bridge of Trust—sebuah jembatan kepercayaan yang menghubungkan perusahaan dengan individu, komunitas, dan aspirasi masyarakat Indonesia.
Menurutnya, transformasi yang dijalankan MMKSI tidak hanya bertujuan memperkuat daya saing perusahaan, tetapi juga memastikan Mitsubishi tetap relevan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di masa depan.
“Kami optimistis menghadapi tahun 2026 dan menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang,” ujar Kurita.(ari/han)
Editor : Johan Panjaitan