SUMUTPOS.CO - Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah mengadakan workshop bertajuk: Pengembangan Mutu Perguruan Tinggi dan Pengembangan Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri oleh seluruh dosen UMN Al-Washliyah, Sabtu (15/2).
Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi menyampaikan tentang pentingnya pengembangan mutu perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan bahwa UMN Al-Washliyah tidak hanya memenuhi standar akademis tapi juga relevan dengan perkembangan zaman.
"Peningkatan mutu adalah suatu keharusan yang kita selalu tekankan kepada seluruh sivitas akademika UMN Al Washliyah. Salah satunya tentu memperluas jejaring. Untuk itu hari ini kita undang pakar-pakar yang bisa memberikan motivasi, wawasan dan ilmunya kepada kita untuk meningkatkan mutu," ujar Dr H Firmansyah MSi.
Dengan workshop, rektor berharap UMN Al-Washliyah dapat memperkuat komitmen seluruh sivitas akademika dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan berkualitas yang mampu bersaing di era globalisasi.
Workshop ini menghadirkan tiga nara sumber yaitu Prof Amirul Mukminin MScEd PhD (Universitas Jambi) yang memaparkan materi Persiapan Menuju Jabatan Fungsional Lektor Kepala dan Guru Besar: Prospek dan Kendala.
Dalam pemaparannya, Prof Amirul Mukminin MScEd PhD menjelaskan langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan para dosen untuk mencapai jabatan fungsional tersebut. "Untuk menjadi guru besar dan lektor kepala harus dimulai dengan niat. Harus perkuat diri dulu di bidang Pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian. Yang paling penting setelah menjadi guru besar dan lektor kepala itu bagaimana mempertahankannya. Sehingga menjadi model bagi dosen-dosen lain,” jelasnya.
Nara sumber selanjutnya yaitu Prof Rahmah Fitriani MHum PhD dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara yang memaparkan tentang penyusunan kurikulum berbasis OBE terintegrasi dengan penelitian dan pengabdian dosen.
Nara sumber ketiga adalah Prof Dr Joni Emirzon MHum (Universitas Sriwijaya) yang membahas tentang pengembangan mutu perguruan tinggi dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Prof Dr Joni Emirzon MHum menyoroti pentingnya integrasi antara pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai pilar utama dalam meningkatkan mutu institusi. Dalam rangka penguatan pengembangan mutu, lanjutnya, daya dorong pimpinan itu penting.
Kemudian juga bagaimana para sivitas akademika harus memiliki inisiatif. ''Jadi, Saya kira disini untuk meningkatkan mutu itu tidak lain adalah SDM nya. Tanpa SDM yang berkualitas tinggi mungkin agak susah kita meningkatkan mutu. Karena kita kan ingin menghasilkan lulusan yang luar biasa, cerdas tapi beretika dan bermoral,'' katanya. (dmp/han)
Editor : Redaksi