Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

UMN Al-Washliyah Bersama 16 Perguruan Tinggi Tandatangani Perjanjian Pelaksanaan Bantuan Pendanaan Revitalisasi LPTK

Johan Panjaitan • Kamis, 31 Juli 2025 | 22:10 WIB
REVITALISASI LPTK: Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (baris belakang, 4 kiri) bersama menteri Diktisaintek dan pimpinan perguruan tinggi.
REVITALISASI LPTK: Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (baris belakang, 4 kiri) bersama menteri Diktisaintek dan pimpinan perguruan tinggi.

Sumutpos.jawapos.com-Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Diktisaintek) menyeleksi proposal dari 17 perguruan tinggi di Indonesia untuk usul pendanaan program peningkatan kualitas Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Kegiatan diadakan di Hotel Artotel Gelora Senayan Jakarta, Senin (28/7). Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah merupakan satu dari 17 perguruan tinggi yang ikut seleksi. Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan perjanjian pelaksanaan bantuan pendanaan program tersebut.

Perguruan tinggi lainnya adalah Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Halu Oleo, Universitas Hamzanwadi, Universitas Jambi, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Muhammadiyah Jember dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).

Selanjutnya, Universitas Musamus, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Nusa Cendana, Universitas Pasundan, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dan
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.

Ardi Findyartini, direktur strategi dan sistem pembelajaran transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi dalam suratnya menegaskan bahwa pihaknya telah ditetapkan sebagai penerima bantuan program tersebut. Selanjutnya melakukan nego-costing
sebagai penyesuaian program usulan dengan anggaran yang diberikan supaya penggunaan
anggaran dapat optimal dan efisien.

Rektor UMN Al-Washliyah diwakili Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (wakil rektor II) kepada Sumut Pos di Medan, kemarin mengatakan bahwa LPTK UMN Al-Washliyah telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam penyelenggaraan PPG sejak tahun 2020. Disamping itu capaian penting berupa akreditasi institusi unggul dan penetapan sebagai salah satu LPTK terbaik tahun 2024.

Ia menambahkan bahwa Program Studi PPG UMN Al-Washliyah telah dipercaya menyelenggarakan PPG dalam jabatan dan PPG prajabatan dengan jumlah lulusan lima ribu orang.

Setelah lima tahun mengelola PPG, lanjut wakil rektor, saatnya melakukan peningkatan status menuju unggul. "Salah satunya dengan mengajukan Program Revitalisasi LPTK 2025 dengan isu strategis pengembangan instrumen asesmen dan pelaksanaan asesmen/evaluasi terhadap pencapaian pembelajaran lulusan.

Isu strategis lainnya adalah pengembangan dan pelaksanaan perkuliahan microteaching dengan memanfaatkan teknologi digital dan menerapkan pedagogi modern serta penguatan pelaksanaan siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP) pada penjaminan mutu Prodi PPG.

Kemudian isu strategis penguatan kualitas Dosen Tetap Program Studi (DTPS) PPG dalam mempublikasikan artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi minimal Sinta 2 dan/atau internasional bereputasi (terindeks Scopus atau WoS) sebagai penulis pertama atau corresponding author). Isu strategis kelima adalah pengembangan atau penyusunan dokumen-dokumen usulan akreditasi program studi menuju unggul.

Untuk menjawab tantangan tersebut, kata wakil rektor, UMN Al-Washliyah merancang serangkaian kegiatan berbasis workshop, pelatihan, coaching clinic dan penyusunan dokumen akademik yang dilaksanakan Juli-Desember 2025. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#proposal #Bantuan Pendanaan #ppg #Diktisaintek #seleksi #LPTK