Sumutpos.jawapos.com-Konsul Jenderal (Konjen) Kehormatan Republik Turkiye untuk Pulau Sumatera Tun DR H Rahmat Shah menerima kunjungan silaturahim Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP.
Dalam pertemuan digelar di Kantor Konsulat Kehormatan Republik Turkiye di Medan, Kamis (31/7), rektor UMSU ditemani Prof Dr Khairil Ansari MPd (ketua Pusat Kajian Budaya Melayu), Prof Dr Akrim MPd (wakil rektor II) bersama pimpinan fakultas dan kepala biro. Kunjungan rektor sebagai balasan atas kunjungan Konjen Kehormatan Turkiye ke UMSU.
Rektor menyampaikan seputar perkembangan UMSU, khususnya program internasionalisasi. Saat ini, kata Prof Dr Agussani MAP, delegasi UMSU dipimpin wakil rektor III bersama pimpinan wilayah Muhammadiyah Sumut dan pimpinan fakultas sedang berkunjung ke Mesir dan Turkiye guna menjalin kerja sama pendidikan.
Ada sejumlah penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi di Mesir dan Turkiye. Kolaborasi ini diharapkan akan lebih mempererat rasa persaudaraan. Kerja sama ini sekaligus bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam memajukan pendidikan.
"Kedepan kerja sama pendidikan ini diharapkan bisa melahirkan karya bersama," katanya.
Konjen Kehormatan Republik Turkiye untuk Pulau Sumatera Tun DR H Rahmat Shah menyampaikan komitmen dalam membangun persaudaraan. Sejarah membuktikan bahwa saat tsunami di Aceh, lanjut Konjen, Turkiye adalah negara sahabat pertama yang mengirim bantuan bencana.
Tun DR H Rahmat Shah yang dikenal luas sebagai pengusaha sukses dan dermawan ini menjelaskan bahwa
kolaborasi memainkan peran penting dalam upaya memajukan dan mengembangkan potensi yang dimiliki. "Sayangnya terkadang ego mengalahkan harapan untuk menghasilkan karya yang positif," ujar tokoh nasional berusia lebih 74 tahun tersebut.
Konjen Kehormatan Republik Turkiye untuk Pulau Sumatera kembali menyatakan dukungan terhadap program internasionalisasi UMSU lewat kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mancanegara.
Tun DR H Rahmat Shah optimis kunjungan delegasi UMSU ke Turkiye bisa membawa kemajuan pendidikan. Ia sebenarnya sangat ingin mendampingi delegasi UMSU bertemu dengan Dubes Indonesia di Turkiye. Kemudian ingin membawa delegasi UMSU ke kampus besar di Turkiye.
"Dubes Indonesia di Turkiye adalah sahabat saya. Seorang diplomat yang berlatarbelakang pendidikan," kata tokoh yang memimpin sejumlah organisasi sosial di Indonesia tersebut. (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan