MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Tim Pengabdian Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah menggandeng Rumah Briket Medan menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa pendampingan terhadap UMKM briket melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (2/8/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan dosen dan mahasiswa UMN Al-Washliyah ini merupakan skema pemberdayaan berbasis masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia.
Tim PKM UMN Al-Washliyah terdiri Dr Leni Handayani MSi (ketua) bersama Muhammad Yusuf Dibisono dan Shita Tiara (anggota) serta dibantu dua mahasiswa UMN Al-Washliyah yakni Ahmad Fajar Harahap dan Zidan Mubarok.
PKM pendampingan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) briket melalui pemanfaatan limbah kelapa sawit ini diikuti Ketua Kelompok Tani Harapan Tani Kelurahan Sidomulyo Kuat Hardianto beserta para anggota dan masyarakat. Materi pelatihan yang disampaikan ketua tim pengabdian terkait pembuatan briket kelapa sawit untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Salah satu limbah yang dihasilkan oleh perkebunan kelapa sawit adalah pelepah kelapa sawit yang sudah tua. Jumlah pelepah yang cukup besar ini akan menjadi masalah lingkungan yang memakan tempat dan biaya jika tidak dilakukan pengolahan dan pemanfaatan khusus.
Briket arang dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak alternatif pengganti minyak tanah ataupun kayu. Hal ini juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan minyak tanah dan juga gas elpiji serta mengurangi biaya pengeluaran untuk pembelian bahan bakar minyak.
Tujuan dari kegiatan ini adalah dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi masyarakat Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Dalam pertemuan ini juga dijelaskan tentang proses pembuatan briket pelepah kelapa sawit.
Dr Leni Handayani MSi mengajak kelompok tani dan masyarakat untuk memanfaatkan limbah kelapa sawit dan limbah pertanian lainnya untuk diolah menjadi arang briket sebagai produk UMKM yang memiliki nilai ekonomis sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. "Limbah bisa jadi sumber uang," ujarnya.
Tim pengabdian berharap masyarakat dapat mengembangkan wirausaha UMKM briket sehingga mereka bisa mandiri. "Bersama Rumah Briket Medan dipimpin Ir Rena Arifah Simbolon MSi sebagai mitra PKM UMN Al-Washliyah akan mendampingi peserta PKM agar berhasil dalam penjualan briket tersebut," kata ketua tim pengabdian.
Ia menambahkan bahwa limbah kelapa sawit yang dikumpulkan dari sejumlah perkebunan dapat diolah menjadi briket. "Proses pembuatan briket disini, beda dengan pembuatan briket lainnya karena tidak mengakibatkan polusi udara," ujar ketua tim pengabdian.
Baca Juga: DPRD Sumut Inisiasi Pengalihan Arus Lalu Lintas untuk Atasi Kemacetan di Kanal Medan Johor
Dijelaskan Dr Leni Handayani MSi, tiap dosen sesuai dengan tridharma perguruan tinggi memiliki tiga kewajiban yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menerangkan bahwa pengabdian kepada masyarakat memiliki ruang lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat dan bidang fokus adalah sosial humaniora dan ekonomi kreatif dengan mitra adalah pelaku UMKM Briket Kota Medan.
Ketua Lembaga Pengabdian dan Inovasi Masyarakat (LPIM) UMN Al-Washliyah Dr Alistraja Dison Silalahi MSi berterima kasih kepada lurah, kepala lingkungan, masyarakat Kelurahan Sidomulyo, dosen dan mahasiswa UMN Al-Washliyah sehingga terlaksananya kegiatan PKM. "Kirim salam dari Pak Rektor UMN Al-Washliyah Dr Firmansyah MSi," ungkapnya.
Sesuai dengan motto Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia, kata ketua LPIM UMN Al-Washliyah, pengabdian ini dapat memberikan dampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Kedepannya, pengetahuan yang diterima dapat dikembangkan kepada masyarakat lainnya.
Muhammad Iqbal SSTP selaku lurah Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan mengapresiasi pelaksanaan PKM diwilayahnya. Ia optimis kegiatan ini berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan