Sumutpos.jawapos.com-Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk: Implementasi Rumah Laktasi untuk Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Nifas.
PKM ini berlangsung di wilayah kerja Bidan Praktik Mandiri (BPM) Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Ahad (24/8). Kegiatan ini merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi yang bertujuan untuk mendukung ibu-ibu nifas dalam meningkatkan produksi ASI melalui penyediaan fasilitas dan edukasi laktasi.
Tim dosen yang terlibat antara lain Lisa Putri Utami Damanik SST MTrKeb, Ester Simanullang STrKeb Bd MKes PhD, Siska Suci Triana Ginting SST MKes serta beberapa mahasiswa dari STIKes Mitra Husada Medan.
Dalam kegiatan tersebut, kata Lisa Putri Utami Damanik SST MTrKeb,
dilaksanakan pendampingan kepada ibu nifas. Kemudian edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan pemberian nira sebagai bahan alami untuk meningkat produksi ASI.
"Rumah laktasi yang diimplementasikan berfungsi sebagai wadah yang edukatif untuk para ibu nifas untuk bisa melakukan interaksi cepat dalam upaya untuk meningkatkan produksi ASI dengan dukungan tenaga kesehatan profesional," kata Lisa Putri Utami Damanik SST MTrKeb kepada Sumut Pos, Selasa (2/9).
Ia menjelaskan bahwa program ini terselenggara berkat dukungan dana hibah dari Kementerian Diktisaintek melalui Program Hibah Penelitian Dosen Pemula (PDP) dan PKM tahun 2025.
Dengan kegiatan ini, kata Lisa Putri Utami Damanik SST MTrKeb, STIKes Mitra Husada Medan terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Masyarakat menyambut baik program ini, karena memberikan manfaat langsung terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu nifas dalam memberikan ASI yang optimal untuk tumbuh kembang bayi. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi pilot project untuk diterapkan di wilayah lain, sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan