Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ketua DPD RI Ajak Kampus Dukung Green Democracy Saat Kuliah Umum di UMN Al-Washliyah

Johan Panjaitan • Rabu, 15 Oktober 2025 | 06:00 WIB
DPD RI: Sultan Baktiar Najamudin SSos MSi (5 kanan) bersama Tun DR H Rahmat Shah, anggota DPD RI dan sivitas akademika UMN Al-Washliyah. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
DPD RI: Sultan Baktiar Najamudin SSos MSi (5 kanan) bersama Tun DR H Rahmat Shah, anggota DPD RI dan sivitas akademika UMN Al-Washliyah. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

Sumutpos.jawapos.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin SSos MSi mengapresiasi peran penting dari Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah dalam bidang pendidikan.

Ia pun memberi dukungan agar jumlah beasiswa KIP-kuliah dari pemerintah yang semula 70 penerima menjadi 100 penerima. "Kita harap kampus ini makin hari, makin berkualitas. Dengan cara apa? Tiap hari bertumbuh," kata ketua DPD RI.

Hal ini disampaikan ketua DPD RI saat menyampaikan kuliah umum kebangsaan di Univeritas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah dengan tema: Peran Perguruan Tinggi dalam Mewujudkan Green Democracy di aula Ok Usman Kampus UMN Al-Washliyah, Senin (13/10).

Hadir dalam kuliah umum kebangsaan ini tokoh nasional Tun DR H Rahmat Shah, anggota DPD RI yang juga ketua PW Al-Washliyah Sumut dan dosen UMN Al-Washliyah Dr H Dedi Iskandar Batubara MSP MH, anggota DPD RI Dr Badikenita Putri Sitepu MSi, Kepala Biro Protokol, Humas dan Media DPD RI Mahyu Darma dan Kepala Biro Sekretariat Pimpinan DPD RI Sanherif Hutagaol.

Dari UMN Al-Washliyah hadir antara lain Dr H Firmansyah MSi (rektor), H Kondar Siregar MA PhD (BPH), Dr H Ridwanto MSi (ketua senat), Prof Dr H Anwar Sadat MHum (wakil rektor I), Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (wakil rektor II), Dr Samsul Bahri MSi (wakil rektor III), para guru besar, dekan, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa.

Dalam kesempatan ini, Sultan Baktiar Najamudin SSos MSi menyerahkan buku berjudul: Green Democracy Gagasan Inovasi Demokrasi Penguatan Lembaga DPD RI, Pelestarian Lingkungan Hingga Peningkatan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045. Buku ini menawarkan perspektif demokrasi yang relevan dengan keindonesiaan. Demokrasi deliberatif yang sarat dengan nilai-nilai Pancasila, budaya musyawarah dan gotong royong.

Green Democracy diharapkan menjadi peta jalan demokrasi yang menjunjung tinggi prinsip trias politika menuju cita-cita trisakti Bung Karno yang berdaulat dalam politik, mandiri dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Green Democracy juga diharapkan dapat menjadi mazhab demokrasi Indonesia dalam mencapai visi negara kesejahteraan yang pro growth, pro vouth, pro poor dan pro ecology. Sekaligus sebagai peta jalan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Mantan wakil gubernur Bengkulu mengingatkan pentingnya menjaga etika agar terwujud antara lain demokrasi yang sejuk, demokrasi yang mendukung kemajuan bangsa dan peduli dengan lingkungan.

"Menyeimbangkan ekonomi dengan ekologi serta menyeimbangkan kebutuhan hidup dengan alam. Ekonomi sangat penting, ekologi sangat penting. Dua-duanya bisa berjalan dengan demokrasi hijau tersebut," katanya.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr H Firmansyah MSi mengungkapkan profil perguruan tinggi yang dipimpinnya. Terdapat sembilan perguruan tinggi Al-Washliyah di Indonesia.

"UMN Al-Washliyah merupakan perguruan tinggi yang memiliki akreditasi institusi yang unggul. Dari lebih empat ribu perguruan tinggi di Indonesia. Kurang lebih 200 perguruan tinggi yang unggul," sebutnya.

Dr H Firmansyah MSi memberi dukungan terhadap terwujudnya green democracy dan green campuss di Indonesia. "Yang namanya green itu sejuk, berkesinambungan dan tidak merusak lingkungan. Semua bisa hidup berdampingan dan hidup bersama untuk membangun negara," kata rektor.

Dalam kesempatan ini, Dr H Firmansyah MSi menegaskan kesiapan UMN Al-Washliyah untuk menjalin kerja sama dengan DPD RI. "Kita juga punya pusat kajian hukum dan tata negara. Apalagi kita sekarang juga sudah buka program studi S3 hukum. Tentu banyak pakar dan ilmuan di UMN Al-Washliyah yang bisa bermanfaat untuk bersinergi, berkolaborasi dan bekerja sama dengan DPD RI," tegasnya.

Rektor memberi apresiasi terhadap kunjungan pejabat tinggi negara Sultan Baktiar Najamudin SSos MSi ke UMN Al-Washliyah yang saat ini mendidik lima ribu mahasiswa dari 25 program studi sarjana, profesi, magister dan doktoral. Terdapat juga dua ribu siswa SMA dan sekolah binaan UMN Al-Washliyah. "Ini satu kehormatan yang sangat luar biasa. Ketua DPD RI memberi pencerahan pada adik-adik mahasiswa," ungkap Dr H Firmansyah MSi.

Dalam pertemuan ini ketua DPD RI berdialog dan memberikan tali asih dengan para mahasiswa berprestasi, mahasiswa yang berulang tahun dan mahasiswa yang menuju tempat pendidikan berjalan lebih satu kilometer dari tempat tinggalnya.

Sementara itu Tun DR H Rahmat Shah memakai pin Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) kepada ketua DPD RI, rektor UMN Al-Washliyah dan ketua PW Al-Washliyah Sumut. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#perguruan tinggi #kip #kuliah umum #dpd ri #UMN Al-Washliyah