MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) sukses menggelar wisuda tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh haru di Hotel Tiara Medan, Selasa (21/10/2025). Sebanyak 313 wisudawan dan wisudawati dari dua program studi — Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan (TPHP) dan Budidaya Perkebunan (BDP) — resmi menyandang gelar sarjana terapan.
Dalam sambutannya, Rektor ITSI, Purjianto, SE, MM, menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan yang telah menempuh perjalanan akademik dengan semangat tinggi.
“Kami berharap para wisudawan dan wisudawati dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi kemajuan bangsa dan negara, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.
Purjianto menambahkan, ITSI berkomitmen menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di bidang industri sawit, baik di sektor hulu maupun hilir. Dengan luas tutupan kelapa sawit di Indonesia mencapai lebih dari 16 juta hektare, kebutuhan tenaga profesional di bidang ini sangat besar.
Karena itu, ITSI terus memperkuat kemitraan dengan industri, menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan dunia kerja, serta membekali mahasiswa dengan hard skill dan soft skill yang relevan.
“Selain menguasai teori dan praktik, mahasiswa ITSI juga dibekali uji kompetensi oleh lembaga sertifikasi profesi, agar siap terjun langsung ke dunia industri,” tambahnya.
Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, ITSI kini memiliki 16 dosen bergelar doktor, sementara 7 lainnya sedang menyelesaikan studi S3. Kampus ini juga memperluas jejaring internasional dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia, seperti Universiti Teknologi Malaysia, Politeknik Tuanku Sultanah Bahiyah, dan Universiti Sains Malaysia, melalui program visiting lecture, penelitian, dan pengabdian masyarakat bersama.
Hadir sebagai Keynote Speaker, Dr. Endang Suraningsih, M.M., Psi, Direktur SDM dan Umum PT Perkebunan Nusantara III, memberikan motivasi kepada para lulusan. Ia mengajak para wisudawan membangun semangat kolaboratif di dunia kerja yang semakin dinamis.
“Kita bersyukur berada di Sumatera Utara yang kaya sumber daya dan telah banyak melahirkan tokoh pendidikan,” ucapnya.
Apresiasi juga datang dari LLDIKTI Wilayah I, yang diwakili oleh Ahmad Subhan, SE, serta dari Ketua APTISI Sumut, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, SE, MM, yang berharap lulusan ITSI dapat menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.
Wakil Rektor III ITSI, Ika Ucha P. Rangkuti, S.ST., M.Si, menambahkan bahwa lebih dari 10 persen mahasiswa ITSI telah diterima bekerja sebelum lulus, di berbagai perusahaan perkebunan ternama di Indonesia.
Dalam wisuda kali ini, Fadel Muhammad Ramadhan Pardede, S.Tr.P., dari Prodi BDP, meraih IPK tertinggi 3,79, disusul Ismi Khairunnisa Siregar, S.Tr.P., dari Prodi TPHP dengan IPK 3,74.
Acara berlangsung haru dan penuh kebanggaan, dihadiri oleh Ketua Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta Sosiawan Hary Kustanto, SE, Ketua Umum APKASINDO Dr. Ir. Gulat M.E. Manurung, M.P., para Regional Head PTPN, serta pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Utara.
ITSI berharap para lulusan dapat menjadi tenaga profesional berintegritas yang siap berkontribusi bagi kemajuan industri sawit dan pembangunan nasional. Acara ditutup dengan sesi foto bersama para wisudawan, pimpinan ITSI, dan tamu undangan.(dwi/han)
Editor : Johan Panjaitan