Sumutpos.jawapos.com-Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia terus memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai institusi teknologi nasional maupun internasional.
Dalam upaya meningkatkan kompetensi dosen dan lulusan, khususnya di bidang teknologi informasi, Rektor USM Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes bersama Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr Parlindungan Purba MM mengunjungi Huawei dan Maxy Academy di Jakarta, Senin (3/11).
Kunjungan ini menjadi langkah konkret USM Indonesia dalam mempersiapkan pembelajaran berbasis teknologi modern bagi mahasiswa baru tahun 2026. Di Huawei, perusahaan teknologi multinasional asal Tiongkok yang dikenal sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi dan perangkat pintar, rombongan USM Indonesia disambut perwakilan perusahaan, Richard Steven.
Melalui kunjungan tersebut, para pimpinan kampus diperkenalkan dengan berbagai inovasi Huawei seperti smart classroom, intelligent CCTV, ransomware detection system, Huawei cloud dan teknologi serat optik (fiber optic) terkini.
Rektor USM Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes kepada Sumut Pos, Selasa (4/11) menjelaskan bahwa kunjungan ke Huawei dan Maxy Academy merupakan bagian dari penjajakan kerja sama strategis untuk pengembangan fasilitas teknologi pembelajaran.
Program tersebut meliputi peningkatan perangkat pengajaran digital seperti smart class room, penguatan kelas berbasis Huawei Academy serta peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa melalui pelatihan teknologi terkini. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi bagi peningkatan daya saing lulusan USM Indonesia di era transformasi digital.
Di Maxy Academy Jakarta, rombongan USM Indonesia diterima CEO Isaac Munandar, Sales Manager Sydney Rosalind dan Business Development Virginia. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi dalam bidang pelatihan bagi pelaku UMKM serta pengenalan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) kepada masyarakat.
Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen USM Indonesia untuk memperluas dampak sosial pendidikan tinggi melalui program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Rektor pun mengapresiasi Huawei dan Maxy Academy atas sambutan yang hangat serta peluang kerja sama yang terbuka lebar.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan Dr Parlindungan Purba MM. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan wawasan berharga dalam peningkatan kualitas pengajaran berbasis teknologi dan inovasi.
“Kami berharap sinergi ini tidak hanya memperkuat mutu pendidikan di lingkungan USM Indonesia. Tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelatihan UMKM dan AI,” ujar ketua yayasan. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan