Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Laksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UMSU Salurkan Bantuan di Aceh Tamiang

Juli Rambe • Senin, 22 Desember 2025 | 22:30 WIB
PERIKSA: Mahasiswa UMSU saat memeriksa warga yang menjadi korban bencana banjir di Aceh Tamiang. (Dok: UMSU)
PERIKSA: Mahasiswa UMSU saat memeriksa warga yang menjadi korban bencana banjir di Aceh Tamiang. (Dok: UMSU)

 

MEDAN, SUMUT POS- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menunjukkan peran akademik sekaligus kemanusiaan sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Tanggap Darurat Bencana Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Program ini dilaksanakan dengan menyambangi korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Kegiatan tanggap darurat tersebut berpusat di Desa Babo dan Desa Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, yang merupakan wilayah dengan tingkat kerusakan rumah mencapai lebih dari 90 persen. Program berlangsung selama lima hari, yakni pada 17–19 Desember 2025 dan dilanjutkan pada 24–25 Desember 2025.

Tim Tanggap Darurat Bencana UMSU dilepas secara resmi oleh Rektor UMSU yang diwakili Wakil Rektor III, Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, dari Kampus Utama UMSU. Selain ke Aceh Tamiang, UMSU juga memberangkatkan tiga tim lainnya ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Langkat, Kota Sibolga, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Program Hibah Tanggap Darurat Bencana Kemdiktisaintek ini dilaksanakan dengan empat fokus utama, yakni penyaluran logistik, penyediaan air bersih, pelayanan kesehatan, serta trauma healing bagi korban banjir bandang.

Selain bantuan logistik, Tim Tanggap Darurat Bencana UMSU juga melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak sekolah dasar di kedua desa. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap dampak psikologis pascabencana yang masih dirasakan warga.

Tim menghadirkan berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif seperti bercerita, senam, permainan edukasi, pembagian Al-Qur’an, serta pemberian mainan anak untuk mengembalikan keceriaan anak-anak terdampak. Program trauma healing juga menyasar para ibu yang membutuhkan dukungan psikososial.

Dalam layanan kesehatan dasar, UMSU menurunkan tim dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta pendampingan awal bagi masyarakat terdampak, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Tim juga melakukan pencatatan kondisi pasien yang memerlukan pemeriksaan lanjutan.

Untuk mengatasi keterbatasan akses air bersih, UMSU menyalurkan air bersih layak konsumsi serta menyediakan dua unit tandon air. Selain itu, tim juga menghadirkan fasilitas pendukung berupa jaringan internet Starlink dan genset yang dipusatkan di posko bencana guna membantu koordinasi dan komunikasi di lokasi terdampak.

Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, M.AP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim PKM Tanggap Darurat Bencana Aceh Tamiang.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim PKM Hibah Kemdiktisaintek yang diketuai oleh Dr. Abd Rahman, M.Pd. Ini merupakan wujud kepedulian UMSU kepada masyarakat, khususnya para korban banjir bandang di Aceh Tamiang. Semoga kehadiran tim UMSU dapat meringankan beban saudara-saudara kita di daerah terdampak,” ujarnya.

Ketua Tim PKM, Dr. Abd Rahman, M.Pd, menjelaskan bahwa seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan maksimal. Pada pelayanan kesehatan, tim melibatkan tujuh dokter dan lima mahasiswa kedokteran dengan total 336 pasien. Program penyediaan air bersih menyalurkan 7.200 liter air bersih dan 3.120 botol air minum ukuran 600 ml.

Pada kegiatan trauma healing, sebanyak 283 anak mengikuti berbagai aktivitas yang diampu oleh dua dosen dan tiga mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU. Sementara pada penyaluran logistik, bantuan diterima oleh lebih dari 400 warga terdampak. Tim juga menyediakan akses internet melalui Starlink dan genset di posko bencana.

Kegiatan ini melibatkan dosen lintas keilmuan UMSU, di antaranya dari Fakultas Agama Islam, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, FISIP, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Program juga didukung oleh tim Humas UMSU serta puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas yang turut aktif dalam kegiatan kemanusiaan ini.

Kepala Desa Babo, Datok Khairi Ramadhan, dan Kepala Desa Pantai Cempa, Datok Sabbri, menyampaikan terima kasih kepada Kemdiktisaintek dan UMSU atas bantuan tanggap darurat yang diberikan. Warga berharap program ini dapat berlanjut hingga tahap pemulihan pascabencana, khususnya dalam bidang perumahan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

Kegiatan PKM Tanggap Darurat Bencana ini dilaksanakan oleh dosen UMSU lintas keilmuan, yakni Dr. Abd Rahman, M.Pd, (FAI), Dr. Syaiful Amri Saragih, M.Sc.,(Faperta) Nurul Zahriani, M.Pd., (FAI) Dr. Abu Yazid Raisal, M.Pd., (FAI) Arya Rudi Nasution, S.T., M.T.,(F.Teknik) Dr. Sahran Saputra, M.Sos.,(Fisip) Evicenna Yuris, M.Psi.,(FAI), dr. Ratih Yulistika Utami, M. Med.Ed.,(FKIK) Dr. dr. Mhd. Edy Syahputra Nasution, M.Ked., (FKIK) dr. Desi Afnita Lubis, (FKIK) dr. Wan Nera, (FKIK) dr. Sharlini Desfika Nasution, (FKIK) dr. Tengku Soraya Putri, M.Biomed., (FKIK) ⁠dr. Maulia utari, (FKIK) ⁠dan dr. Risky Ananda Hasibuan, (FKIK) serta tim Humas UMSU, Ari Prianto dan Muhammad Doni Hasibuan.

Kegiatan ini juga didampingi oleh para mahasiswa UMSU, yaitu Fakhrizal Ansyar, M. Alfanny Irawan, Abdul Fahrizal, Zaki Fikli Fahrezi, Frina Aeni Putri, Dissa, Dina Hasanah, Taufik Wanda Syahputra, Billy Ersada Ginting, Noval Prasetyo, dan M. Prasetyo Hutagalung. (rel/san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#umsu #Tri Dharma Perguruan Tinggi