Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Didukung Kemendiktisaintek RI, Tim PKM UMSU Salurkan Bantuan di Sibolga dan Tapanuli Tengah

Juli Rambe • Rabu, 24 Desember 2025 | 19:29 WIB
BANTUAN: UMSU menyerahkan bantuan untuk masyarakat korban bencana di Sibolga dan Tapteng. (Dok: UMSU)
BANTUAN: UMSU menyerahkan bantuan untuk masyarakat korban bencana di Sibolga dan Tapteng. (Dok: UMSU)

 

SUMUT POS- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan tersebut disalurkan melalui Tim Tanggap Bencana UMSU sebagai bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana.

Tim yang terdiri dari dokter, tenaga medis, akademisi, relawan mahasiswa, serta membawa bantuan logistik dan medis, berangkat dari Medan pada Minggu (14/12) pagi. 

Setibanya di Sibolga, tim UMSU disambut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sibolga, Yusran Pasaribu, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sibolga Ulianto Hutagalung SE SPd MPd dan di Posko Bantuan Bencana Banjir dan Longsor yang berlokasi di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Sibolga. 

Tim turun langsung ke dua titik yang paling parah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, yakni di Kecamatan Barus dan Kecamatan Tukka.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari pelepasan empat Tim PKM Penanggulangan Bencana Sumatera yang sebelumnya dilakukan di Kampus UMSU Jalan Kapten M. Basri, Medan, Sabtu (13/12). Pelepasan relawan dan bantuan logistik dilakukan oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP yang diwakili Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si.

Wakil Rektor III UMSU, Dr. Rudianto, M.Si menyampaikan apresiasi kepada pimpinan fakultas, tenaga medis, dan mahasiswa yang terlibat sebagai relawan. Ia menjelaskan bahwa empat tim PKM UMSU diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak bencana, yakni Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah/Kota Sibolga, Kabupaten Langkat, dan Aceh Tamiang.

“Selain membawa logistik, tim juga diperkuat tenaga medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada korban bencana. Tim akan bekerja selama beberapa hari di lokasi,” ujarnya.

Ketua Tim PKM UMSU, Dr. M. Fitra Zambak, ST, MSc menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025, bagian dari “Program Aksi Nyata Kampus Berdampak” Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek RI).

“Anggaran penanggulangan bencana ini sepenuhnya didukung Kemendiktisaintek RI dan diperkuat dengan donasi dari sivitas akademika UMSU,” jelasnya.

Program PKM ini difokuskan di beberapa titik terdampak, di antaranya Desa Tukka, Desa Tanah Bolon, Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah, serta Kelurahan Aek Manis Kota Sibolga, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.

Fitra menjelaskan total paket sembako yang disalurkan 500 paket, dengan rincian 200 paket untuk Kota Sibolga dan 300 paket untuk Kabupaten Tapteng. 

Ditambah 200 paket perlengkapan sekolah, masing-masing 100 paket untuk Kota Sibolga dan Kabupaten Tapteng.

Tim juga memberikan 2 Buah Genset Type Silent terbaru Start Button 2000 Watt yang diberikan ke Ladang Tangah PCM Barus dan Sipange Tapanuli Tengah.

"Pembagian logistik akan laksanakan hingga 27 Desember 2025 sesuai sasaran yang telah di petakan oleh PDM Kota Sibolga untuk wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah," kata Fitra.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Sibolga, Yusran Pasaribu dan Ketua PDM Tapteng, Yusri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen pemerintah dalam hal Kemendiktisaintek RI, Persyarikatan Muhammadiyah dan UMSU dalam merespons bencana secara terorganisir dan berkelanjutan.

Menurutnya, penanganan bencana tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat, melainkan harus berlanjut hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Penanganan bencana harus berkelanjutan, mulai dari tanggap darurat, transisi, hingga pemulihan. Insya Allah, kami akan membentuk empat pos pelayanan di titik-titik paling terdampak untuk membantu pemulihan pascabencana,” ujarnya.(rel/san/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#Korban bencana di Sumut #umsu #Kemendiktisaintek RI #Tim tanggap bencana UMSU #Bantuan ke Sibolga