STABAT, SUMUT POS- Perayaan Natal di Sekolah Hagai Hot Tio School (HHTS) di Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Langkat, berlangsung meriah dan penuh makna, Sabtu (27/12/2025) malam. Lebih dari 1.000 warga dari berbagai latar belakang suku, ras dan agama, mengikuti perayaan tersebut.
Sejumlah unsur pimpinan kecamatan turut hadir dalam kesempatan tersebut. Dengan mengusung tema: Cinta Tanpa Syarat, sekolah HHTS mewujudkan secara nyata melalui kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat tanpa syarat apapun.
Kegiatan tersebut menjadi simbol nilai kasih yang inklusif dan universal. Unsur forkopimca yang hadir menyatakan komitmen mereka untuk siap terlibat dan bahkan menawarkan diri dalam pembinaan karakter anak-anak HHTS.
Pembinaan diarahkan agar para siswa memiliki karakter kuat, mampu bersaing di kancah internasional. Dan kelak menjadi generasi unggul yang membanggakan bangsa.
Hagai Hot Tio School merupakan sekolah yang baru berdiri dan belum genap berusia satu tahun. Namun, telah menerapkan kebijakan pendidikan tanpa pungutan biaya sama sekali.
Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari SPP, buku, hingga biaya lain yang mungkin timbul, sepenuhnya ditanggung oleh Yayasan.
Pembina dan Pendiri Yayasan Hagai Hot Tio School, Allen Hagai Nababan menjelaskan, konsep pendidikan gratis ini lahir dari motivasi dan cita-cita kedua orang tuanya yang telah tutup usia.
Dia mengatakan, nilai-nilai tersebut menjadi tantangan sekaligus dorongan baginya untuk menciptakan mimpi dan harapan baru bagi anak-anak di Kecamatan Gebang.
"Harapan kami ke depan, Hagai Hot Tio School dapat berkembang menjadi sekolah bertaraf internasional, dengan penguasaan Bahasa Inggris dan Mandarin, tanpa meninggalkan nilai karakter, kasih, dan kebhinekaan,” ujar Allen.
“Hagai Hot Tio School berdiri untuk bangsa ini. Kami menjalankan amanat Undang-Undang Dasar 1945, yaitu turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa," sambungnya.
"Selama saya masih muda dan masih memiliki tenaga serta kemampuan berpikir, saya akan terus menyusun strategi, mencari rezeki, dan mengabdikan hasilnya untuk memajukan bangsa Indonesia, dimulai dari pendidikan yang baik,” tambah Allen.
Pandangan senada disampaikan Ketua Yayasan Hagai Hot Tio School, Robert Nababan. Dia menegaskan, pendirian HHTS merupakan bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.
Ia menambahkan, keberadaan Hagai Hot Tio School juga dimaksudkan sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan tanggung jawab besar mencetak sumber daya manusia yang berkualitas.
"Hagai Hot Tio School hadir untuk membantu pemerintah dalam tanggung jawabnya mendidik generasi-generasi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global," pungkasnya. (ted/ram)
Editor : Juli Rambe