MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Universitas Senior Medan kian menegaskan arah transformasinya menuju perguruan tinggi unggul dengan menyiapkan mahasiswa yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Komitmen ini diwujudkan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2026 yang digelar secara hybrid pada Selasa (31/3/2026).
Kegiatan berlangsung luring di Aula Prof. Dj. Siahaan dan daring melalui Zoom, menghadirkan narasumber Tri Andri Hutapea, S.Si., M.Sc. dan Helen Anjelina Simanjuntak, S.Si., M.Si., serta dipandu oleh MC Fidhia Aruni, S.I.Kom., M.A.P. Antusiasme peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya ruang aktualisasi ide dan inovasi di tengah dinamika global.
Pembina Yayasan Senior Power Medan, L. Manullang, S.K.M., M.M., menegaskan bahwa kampus membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan kreatif lintas disiplin. Menurutnya, PKM bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah strategis dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, manajerial, hingga komunikasi yang efektif.
“Mahasiswa dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan global. Di sinilah pentingnya keseimbangan antara hard skills dan soft skills sebagai fondasi daya saing,” ujarnya.
Baca Juga: Pertama Kalinya Bridge Bakal Dipertandingkan di Porprovsu 2026
Senada dengan itu, Rektor Universitas Senior Medan, Herlina Simanjuntak, SST., M.Kes., mendorong mahasiswa untuk menjadikan PKM sebagai ruang kontribusi nyata kepada masyarakat. Ia menilai keterlibatan aktif dalam program ini mampu membentuk karakter kepemimpinan yang matang—cendekia, mandiri, serta berintegritas.
“PKM bukan hanya soal ide kreatif, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu mengimplementasikan pengetahuan dan tanggung jawab sesuai bidang keilmuan. Peran dosen pendamping menjadi kunci agar potensi tersebut berkembang optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Wanri Lumbanraja, M.Sc., menekankan bahwa partisipasi dalam PKM menjadi indikator penting peningkatan mutu perguruan tinggi. Ia menyebut, semakin banyak mahasiswa yang lolos pendanaan hingga melaju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, semakin kuat pula posisi institusi di tingkat nasional.
“PKM membentuk mahasiswa menjadi pribadi intelektual yang tangguh, mampu bekerja dalam tim, bertanggung jawab, serta memiliki nilai kontribusi bagi bangsa. Tahun ini, kami optimistis capaian pendanaan dan PIMNAS akan meningkat,” ungkapnya.
Baca Juga: Halalbihalal Sumut Bergiat, Bupati Batubara Tekankan Sinergi untuk Pembangunan Daerah
Melalui Bimtek ini, Universitas Senior Medan tidak hanya mendorong peningkatan partisipasi mahasiswa dalam PKM, tetapi juga meneguhkan perannya sebagai kawah candradimuka lahirnya inovator muda. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar kampus dalam mencetak lulusan unggul yang siap bersaing di tingkat nasional hingga global.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan