Sumutpos.jawapos.com-Lima penghargaan berhasil diraih Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan (STOK) Bina Guna pada Rapat Kerja Wilayah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (Rakerwil LLDikti) Wilayah I.
Rakerwil di Hotel Sinabung Hills Berastagi pada 9-10 April 2026 mengusung tema: Pendidikan Tinggi Inklusif, Adaptif dan Berdampak menuju Indonesia Emas 2045. Rapat ini dibuka Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang, M.A, Ph.D.
Ketua STOK Bina Guna Dr. dr. Hj. Liliana Puspasari, M.Kes menerima penghargaan gold winner pelaporan kerja sama terbaik tingkat sekolah tinggi, gold winner untuk kontributor laman LLDikti Wilayah I terbaik.
STOK Bina Guna juga meraih gold winner untuk pelaporan RPL terbaik, silver winner untuk pengelolaan KIP Kuliah terbaik tingkat sekolah tinggi dan bronze winner untuk pendamping karir dosen terbaik tingkat sekolah tinggi kategori asisten ahli.
Capaian ini, menurut Dr. dr. Hj. Liliana Puspasari, M.Kes, hasil dari kerja keras, kolaborasi dan komitmen seluruh dosen, fungsionaris, dan tenaga kependidikan. "Terima kasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan," katanya.
Baca Juga: Saipul Bahri Soroti Adminduk Warga Medan yang Masih Bermasalah: Akses Layanan Dasar Terhambat
Ketua STOK Bina Guna juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada kepala LLDikti Wilayah I dan tim atas bimbingan dan pembinaan yang terus menguatkan langkah perguruan tinggi yang dipimpinnya.
"Dengan semangat Changers of The Future, prestasi ini bukan akhir. Melainkan awal untuk terus berinovasi dan memberi dampak nyata bagi pendidikan dan masyarakat. Bersama, kita tumbuh. Bersama, kita unggul," tegasnya.
Rakerwil LLDikti Wilayah I ini juga diisi penyampaian materi dari Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani, M.T (direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek), Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc (rektor UMA), Prof. Imas Maesaroh, M.Lib, Ph.D (Sevima), Dr. Rudianto, M.Si (wakil rektor UMSU), Prof. Dr. Bahdin Nur Tanjung, M.M (ketua ABPPTSI Sumut) dan Dr. Siti Nurmawan, M.Kes (Bendahara Aptisi Sumut). (dmp)
Editor : Johan Panjaitan