Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pulihkan Semangat Belajar Siswa, Bakti BCA Gelar Pelatihan Matematika Menyenangkan ala GASING di Aceh Tamiang

Deking Sembiring • Senin, 13 April 2026 | 20:08 WIB
BERSAMA: EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn (kiri), Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang Drs. Sepriyanto (tengah), dan Prof. Yohanes Surya, Ph.D (kanan) bersama siswa peserta Belajar Cerdas Angka ala GASING di Aceh Tamiang, Senin (13/4/2026). (Dok BCA)
BERSAMA: EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn (kiri), Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tamiang Drs. Sepriyanto (tengah), dan Prof. Yohanes Surya, Ph.D (kanan) bersama siswa peserta Belajar Cerdas Angka ala GASING di Aceh Tamiang, Senin (13/4/2026). (Dok BCA)

 

TAMIANG, SUMUTPOS - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Corporate Shared Value (CSV) di bawah payung Bakti BCA menghadirkan pelatihan Belajar Cerdas Angka ala GASING (Gampang Asik dan Menyenangkan) di Kabupaten Aceh Tamiang. Program ini diikuti sekitar 50 siswa dan 10 guru dari 4 Sekolah Dasar (SD) di Aceh Tamiang pada 2-13 April 2026 di Aula SMP 1 Kualasimpang, Aceh Tamiang.

Program ini digelar sebagai wujud komitmen BCA membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh, khususnya di sektor pendidikan. Pelatihan dirancang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi berhitung siswa, sekaligus mendukung peningkatan indeks numerasi di wilayah Aceh Tamiang. 

Selain menggelar pelatihan berhitung dengan metode GASING, Bakti BCA juga memberikan bantuan peralatan sekolah bagi seluruh siswa kelas 1 yang mengikuti kegiatan ini.

“Program pelatihan berhitung dengan metode GASING sengaja kami hadirkan di Aceh Tamiang untuk meningkatkan semangat belajar dan rasa bahagia bagi anak-anak di daerah ini. Kami harap program ini dapat membantu anak-anak untuk tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga menumbuhkan kembali antusiasme mereka dalam belajar dan rasa percaya diri para siswa. Kami yakin, melalui kolaborasi antarpihak, pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan semakin optimal dan berdampak bagi masyarakat, termasuk di sektor pendidikan,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn.

Baca Juga: Polda Sumut Tangkap Oknum Guru Diduga Pengedar 2Kg Sabu dan 2.000 Butir Ekstasi

GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) merupakan metode berhitung yang dicetuskan Prof Yohanes Surya, Ph.D. Metode ini menekankan proses belajar-mengajar melalui berbagai aktivitas interaktif seperti permainan, lagu, serta kolaborasi antara siswa dan guru. Melalui suasana pembelajaran yang hangat dan menyenangkan, anak-anak diharapkan kembali menemukan semangat belajar, kenyamanan di lingkungan sekolah, serta kembali percaya diri dalam beraktivitas sehari-hari.

Puluhan siswa dan guru yang mengikuti pelatihan GASING di Aceh Tamiang sejak awal April berasal dari SD Negeri 1 Kualasimpang, SD Negeri 2 Kualasimpang, SD Negeri 4 Kualasimpang, dan SD Negeri Kota Lintang. 

Selain di Aceh Tamiang, Bakti BCA selama ini kerap berkolaborasi menggelar pelatihan berhitung menggunakan metode GASING di berbagai daerah, seperti Kabupaten Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur), dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur).

Baca Juga: Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Situmurun Masuk Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Area Operasi

Selain melalui pelatihan berhitung ala GASING, Bakti BCA melalui pilar Bakti Pendidikan juga memiliki sejumlah program dan aktivitas lain. Beberapa kontribusi nyata Bakti BCA di bidang pendidikan di antaranya:
1. Menyalurkan Beasiswa Bakti BCA untuk 8.500 pelajar hingga tahun 2025.
2. Menjalankan Program Pendidikan Bisnis & Perbankan (PPBP) serta Program Pendidikan Teknologi Informasi (PPTI).
3. Memberi kesempatan magang para lulusan SMA/SMK/Sarjana melalui Magang Bakti BCA, yang pada 2025 diikuti lebih dari 5.200 peserta.
4. Menggelar BCA Berbagi Ilmu yang telah diikuti lebih dari 16.000 peserta hingga akhir 2025.
5. Membina total 32 Sekolah Bakti BCA di Bengkulu, Kalimantan Timur, NTT, Papua Barat Daya, Lampung, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur hingga akhir 2025.
6. Menggelar program pemberdayaan disabilitas yang salah satunya diikuti 15 sahabat disabilitas (teman tuli) hingga meraih sertifikat profesional.
7. Menggelar edukasi literasi keuangan di berbagai kesempatan yang total diikuti lebih dari 169.000 orang hingga akhir 2025.

Khusus di wilayah Aceh Tamiang, Bakti BCA sebelumnya menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan pascabencana terjadi di lokasi ini. Penyaluran bantuan juga disalurkan di sejumlah wilayah di Sumatra, yaitu Solok, Tapanuli Selatan, Medan, dan Langkat. 

Dukungan yang diberikan berupa beras, botol air mineral, makanan, selimut, tenda, hingga pakaian anak-anak dan dewasa. 

Selain itu, Bakti BCA juga membantu pembangunan sumur bor, tangki air berkapasitas 5.000 liter, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk masyarakat terdampak. (dek)

Editor : Redaksi
#Gasing #bca #sd #aceh tamiang