Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag: Lulusan UIN Sumatera Utara Penjaga Masa Depan Bangsa

Johan Panjaitan • Jumat, 8 Mei 2026 | 10:30 WIB
WISUDA: Wisudawan UIN Sumatera Utara Dr. Muhammad Daud S., S.Ag, M.A Gr membaca doa, Kamis (7/5). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)
WISUDA: Wisudawan UIN Sumatera Utara Dr. Muhammad Daud S., S.Ag, M.A Gr membaca doa, Kamis (7/5). (Deddi Mulia Purba/Sumut Pos)

 


Sumutpos.jawapos.com-Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mewisuda 1.592 lulusan sarjana, magister dan doktor di Gelanggang Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, Kamis (7/5). Wisuda ke-88 ini dipimpin Ketua Senat UIN Sumatera Utara Prof. Dr. H. Pagar, M.Ag. Wisuda juga dihadiri para guru besar, wakil rektor, kepala biro AUPK dan AAKK, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga dan kepala pusat se-UIN Sumatera Utara.

Rektor UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan wisuda merupakan sebuah momentum yang bukan hanya menandai keberhasilan akademik, tetapi juga menegaskan lahirnya generasi baru alumni UIN Sumatera Utara. "Hari ini, kita tidak sekadar meluluskan generasi akademik. Kita sedang melantik penjaga masa depan bangsa. Kita tidak hanya menyerahkan ijazah, tetapi mengamanahkan peradaban," tegasnya.

Rektor mengingatkan bahwa wisuda adalah titik temu antara perjuangan, harapan dan tanggung jawab. Wisuda bukan garis akhir, melainkan gerbang awal bagi para alumni untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas di tengah dinamika zaman yang kian kompleks. 
Keberhasilan yang kita rayakan hari ini bukan hanya tercermin dari prosesi wisuda, tetapi juga dari berbagai capaian yang berhasil diraih UIN Sumatera Utara. 

"Momentum ini menjadi kesempatan yang tepat untuk kita bersama-sama mensyukuri sekaligus menegaskan komitmen UIN Sumatera Utara dalam mencetak lulusan unggul, meraih prestasi dan meningkatkan mutu pendidikan. UINSU konsisten dalam melahirkan generasi cerdas, berkarakter dan siap berkontribusi bagi bangsa," urainya.

Baca Juga: PT Dairi Prima Mineral Perkuat Ekonomi Desa Lewat Perikanan dan Agribisnis Berkelanjutan

Tema wisuda adalah memperkokoh posisi alumni UIN Sumatera Utara dalam memperkuat ketahanan masyarakat ditengah krisis global. "Tema ini dipilih karena berhadapan dengan krisis yang kita hadapi hari ini adalah meningkatnya konflik geopolitik global, termasuk ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran yang dampaknya merambat hingga ke sendi-sendi kehidupan kita," kata rektor.

Alumni UIN Sumatera Utara tidak hanya membawa ijazah. Tetapi juga membawa amanah keilmuan yang berbasis integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. "Saudara adalah representasi dari Islam yang rahmatan lil ‘alamin yang hadir memberi solusi, menebar kedamaian dan memperkuat harmoni sosial. Memperkokoh posisi alumni berarti memperkuat peran saudara di tengah masyarakat," tegasnya.

Alumni UIN Sumatera Utara sebagai agen perubahan (agent of change), penjaga nilai (guardian of values), penggerak ketahanan sosial dan inovator di tengah krisis. "Krisis global menuntut kreativitas dan inovasi. Jadikan ilmu yang saudara peroleh sebagai dasar untuk menciptakan solusi-baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, teknologi maupun sosial keagamaan," sebut Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag.

UIN Sumatera Utara tidak hanya mencetak lulusan, tetapi membentuk karakter. Kita ingin melahirkan alumni yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara spiritual. Ingatlah bahwa tantangan ke depan tidak akan selalu mudah. "Mari kita bersama-sama menjadikan alumni UIN Sumatera Utara sebagai pilar peradaban yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan dunia," tegasnya. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#rektor #UIN Sumatera Utara #uinsu #wisuda #lulusan