Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Medan Coding Competition, UMSU Kembangkan Chatbot AI Wujudkan Kampus Digital

Juli Rambe • Sabtu, 9 Mei 2026 | 22:00 WIB
CODING COMPETITION: Airin Rico Waas (5 kanan) didampingi Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd membuka Medan Coding Competition di Kampus UMSU, Sabtu (9/5). (Dok: Istimewa)
CODING COMPETITION: Airin Rico Waas (5 kanan) didampingi Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd membuka Medan Coding Competition di Kampus UMSU, Sabtu (9/5). (Dok: Istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kota Medan menggelar Medan Coding Competition 2026, di Auditorium UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Sabtu (9/5).

Pembukaan kompetisi yang diikuti 600 peserta dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Kota Medan ditandai dengan pemukulan tagading.

Medan coding competition ini bertujuan untuk melahirkan talenta digital di masa depan.

Baca Juga: Sheila on 7 Come Back, Rilis Single Berjudul 'Sederhana'

Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas saat membuka kompetisi menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan teknologi berbasis pendidikan sejak usia dini. 

"Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan sebagai komitmen Pemko Medan dalam mengembangkan teknologi sejak usia dini hingga perguruan tinggi," ujarnya.

Coding tidak hanya berkaitan dengan teknologi. Tetapi juga membentuk kemampuan berpikir logis dan pemecahan masalah. 

"Masa depan kalian ada ditangan kalian sendiri. Melalui coding, kalian tidak hanya belajar teknologi, tetapi menciptakan inovasi dan solusi," sebut istri wali Kota Medan tersebut.

Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi UMSU kedepan bertransformasi menjadi kampus digital berkelas dunia. 

"Momen ini bukan sekadar mencari juara. Tapi diharapkan melahirkan talenta baru di dunia digital. Kami ingin membawa UMSU bertransformasi menjadi kampus digital berkelas dunia karena transformasi ini membutuhkan kerja keras dan persiapan," kata rektor.

Dijelaskan tiga tahap transformasi digital yakni foundation, akselerasi dan excellent. UMSU saat ini telah melalu dua tahapan dan berada pada tahap akselerasi.

"Kami sudah mulai melakukan pengembangan chatbot AI untuk pendaftaran dan pembelajaran. Walaupun akan memberikan tantangan bagi SDM maupun dosen. Tapi kami yakin tantangan ini akan menghadirkan peluang-peluang baru," ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, lanjut rektor, UMSU juga memberi beasiswa kuliah penuh di Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU bagi juara satu, dua dan tiga kategori SMA sederajat.

Dekan FIKTI UMSU Assoc. Prof. Dr. Al-Khowarizmi, M.Kom mengapresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. "Alhamdulillah, seluruh dosen FIKTI merupakan fasilitator coding dan AI dari Kemendikdasmen. UMSU menjadi satu-satunya yang melaksanakan kegiatan tersebut," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Brida Kota Medan Benny Iskandar, S.T., M.T. menyebut kompetisi coding sebagai langkah penting dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan generasi muda. "Lomba coding seperti ini belum pernah ada sebelumnya di Kota Medan. Coding melatih anak muda berpikir logis sebelum mereka menjadi periset dan inovator," katanya.

Ketua Panitia sekaligus Plt Ketua DPC IWAPI Kota Medan Yoshida Sari, melaporkan bahwa kompetisi ini menjadi gerakan awal dalam memperkenalkan teknologi coding sejak usia dini. Jumlah peserta mencapai 600 dari berbagai kategori. Tingkat SD kelas 1-3 (133 peserta), SD kelas 4-6 (158 peserta), SMP (166 peserta), SMA/SMK bidang e-sport (50 peserta), robotik (28 peserta), IoT (40 peserta) dan mahasiswa kategori Mobile Apps (57 peserta). (dmp/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
#medan coding #umsu #coding #Ketua TP PKK Medan