Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

UMSU Perkuat Diplomasi Pendidikan dan Kebudayaan dengan Tiongkok

Johan Panjaitan • Selasa, 19 Mei 2026 | 09:15 WIB
TIONGKOK: Prof. Dr. Agussani, M.AP (4 kiri) bersama delegasi saat lawatan di Tiongkok. (Dokumentasi UMSU/Sumut Pos)
TIONGKOK: Prof. Dr. Agussani, M.AP (4 kiri) bersama delegasi saat lawatan di Tiongkok. (Dokumentasi UMSU/Sumut Pos)

 

Sumutpos.jawapos.com-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memperkuat hubungan internasional melalui lawatan ke Republik Rakyat Tiongkok yang berlangsung pada 10-18 Mei 2026. Kunjungan atas undangan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan ini membuka peluang baru kerja sama pendidikan, investasi dan pertukaran kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok.

UMSU diwakili Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP dan Guru Besar UMSU yang juga Bendahara PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. Muhammad Qorib, MA.

Bersama delegasi dari berbagai unsur perguruan tinggi, tokoh agama, FKUB dan organisasi Tionghoa Sumut, rombongan mengunjungi sejumlah kota penting di Tiongkok. Khususnya Beijing, Urumqi dan Kashgar di wilayah Xinjiang.

Prof. Dr. Agussani, M.AP mengatakan bahwa dari lawatan ini terlihat perkembangan peradaban, kehidupan sosial masyarakat, hingga kemajuan pendidikan dan teknologi di Tiongkok.

Baca Juga: Pemerintah Kaji Pembatasan BBM Subsidi Berdasarkan CC Kendaraan, Ini Arah Kebijakan Baru Energi Nasional

"Kunjungan ini menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarbangsa sekaligus membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, khususnya pendidikan dan kebudayaan," ujarnya.

Selama berada di Tiongkok, delegasi mengunjungi berbagai pusat kebudayaan dan situs sejarah dunia. Seperti Summer Palace, Forbidden City dan Tembok Besar Tiongkok di Mutianyu. Delegasi juga menyaksikan pertunjukan budaya Bintang Lima Bersinar di Timur.

Salah satu pengalaman penting selama lawatan adalah melihat kehidupan masyarakat Muslim di Xinjiang yang selama ini kerap menjadi perhatian dunia internasional. Ketua BPH UMSU menilai Tiongkok berhasil membangun transformasi modern tanpa meninggalkan akar sejarah dan budaya yang menjadi fondasi peradaban bangsa.

"Dari kunjungan ini kita bisa belajar bagaimana sejarah dan budaya menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi Tiongkok modern," katanya.

Prof. Dr. Agussani, M.AP menegaskan bahwa hubungan antara UMSU dan Konsulat Jenderal Tiongkok di Sumut telah berlangsung lama. Salah satunya melalui keberadaan China Corner di UMSU sebagai pusat informasi perkembangan pendidikan, budaya dan peradaban Tiongkok.

Baca Juga: Xi Jinping dan Putin Bertemu di Beijing, Bahas Energi hingga Ketegangan Selat Taiwan

Selain memperkuat hubungan kebudayaan, lanjunya, UMSU dan Muhammadiyah juga membuka peluang kolaborasi investasi pendidikan internasional. Termasuk pengembangan rumah sakit pendidikan dan bidang kepakaran lainnya.

"Pengembangan pendidikan di Indonesia memerlukan investasi. Muhammadiyah terbuka apabila investor dari Tiongkok ingin berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan di Indonesia," sebutnya.

Sebagai tindak lanjut dari lawatan tersebut, kata Prof. Dr. Agussani, M.AP, seluruh delegasi berencana menggelar silaturahim lanjutan di Indonesia. UMSU dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan berikutnya pada Juni 2026 yang turut dihadiri Konsul Tiongkok di Medan. (dmp)

Editor : Johan Panjaitan
#xinjiang #diplomasi antar negara #umsu #tiongkok #budaya