MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Mundhakir Salman memberikan kuliah umum dengan tema 'Dari Lulus Cepat ke Hidup Bermakna: Membangun Karir, Karya dan Kontribusi' di Auditorium Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Mukhtar Basri Medan, Rabu (20/5).
Kuliah umum General Manager Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi (GM PLN UID) Sumut yang diikuti ratusan mahasiswa dari sejumlah fakultas tersebut, dibuka Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim Lubis, M.Pd diwakili Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si (wakil rektor III).
Mundhakir Salman saat menegaskan bahwa kehadirannya di UMSU bukan semata membahas kelistrikan. "Kami hadir di UMSU. Salah satu perguruan tinggi terbesar di Sumatera Utara. Bukan hanya menyampaikan tentang energi listrik, tetapi energi dan kebaikan," katanya.
Baca Juga: Makanan Ini Bisa Bikin Tinggi Badan Meningkat, Tidak Sekadar Kaya Kalsium
GM PLN UID Sumut menjelaskan bahwa transisi energi membuka peluang baru bagi generasi muda. "Transisi energi menghadirkan kesempatan baru. Kita memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi terbarukan yang memberi manfaat bagi masyarakat," jelasnya.
Mundhakir Salman menyoroti fenomena mahasiswa yang berorientasi pada kelulusan cepat tanpa memikirkan makna hidup setelahnya. Ia pun mengingatkan mahasiswa agar tidak menghabiskan masa muda tanpa persiapan masa depan.
Dalam kesempatan ini, GM PLN UID Sumut membagikan pengalaman haru saat terjadi bencana di Sibolga dan listrik mati, sementara puluhan pasien rumah sakit membutuhkan layanan cuci darah. "Ada 25 pasien yang harus menjalani cuci darah. Disitulah kita menyadari bahwa listrik bukan sekadar energi, tetapi menyangkut kehidupan manusia," ungkapnya.
PLN, lanjut Mundhakir Salman, memiliki program sosial bertajuk Light Up The Dream yaitu penyambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang didanai secara swadaya dari donasi pegawai PT PLN (Persero). "Sebanyak 44.108 pelanggan yang sudah terbantu melalui program ini. Ini menjadi gerakan kebahagiaan bersama untuk masyarakat, apalagi jika semakin banyak yang berkolaborasi," ujarnya.
Mundhakir Salman menutup kuliah umum dengan menjelaskan tiga level kehidupan manusia yaitu survive (tahap memiliki pekerjaan), growth (meningkatkan keterampilan dan kompetensi) serta meaning (memberi dampak bagi orang lain dan hidup dengan ketenangan).
Baca Juga: Pep Guardiola Diabadikan Jadi Nama Tribun Stadion Etihad
Wakil Rektor III UMSU Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si mengapresiasi kehadiran GM PLN UID Sumut di UMSU. "Kehadiran Bapak menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi mahasiswa," ujarnya.
Wakil rektor menyampaikan bahwa UMSU terus melakukan pengembangan kampus, termasuk persiapan fasilitas untuk pelaksanaan agenda besar persyarikatan. "UMSU kini sudah masuk QS Ranking dan menjadi kampus Islam terbaik dunia versi unirank. Ini terus kami kembangkan," ujarnya.
UMSU sebagai tuan rumah muktammar Muhammadiyah dan Aisyiyah tahun 2027 tengah membangun kampus IV di Sampali, Percutseituan. Kedepannya, kata wakil rektor, UMSU sangat membutuhkan kontribusi PLN Sumut. "Kontribusi PLN sangat besar karena kegiatan kampus membutuhkan daya listrik yang tinggi," katanya.
Kuliah umum diakhiri dengan penyerahan cendramata oleh Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si didampingi Ketua BPH UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP, pimpinan Sekolah Pascasarjana dan dekan di UMSU. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan