Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bangun Desa Cerdas, Universitas Amir Hamzah Terapkan Smart Energy untuk UMKM

Johan Panjaitan • Senin, 13 Juli 2026 | 09:49 WIB
Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah mendorong Smart Village melalui penerapan Smart Energy berbasis IoT untuk efisiensi energi di Serdang Bedagai. (Dok Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah/Sumut Pos)
Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah mendorong Smart Village melalui penerapan Smart Energy berbasis IoT untuk efisiensi energi di Serdang Bedagai. (Dok Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah/Sumut Pos)

 

SERDANG BEDAGAI, Sumutpos.jawapos.com – Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah terus memperkuat perannya sebagai agen inovasi melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, kampus tersebut memperkenalkan teknologi Smart Energy berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik di fasilitas umum dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program bertajuk "Implementasi Smart Energy Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Energi Listrik pada Fasilitas Umum dan UMKM di Desa Pekan Tanjung Beringin" itu digelar di Balai Masyarakat Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (9/7).

Kegiatan tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Teknik Sipil, serta Teknik Mesin. Kehadiran tim akademisi disambut antusias oleh pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat yang mengikuti sosialisasi sekaligus pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk pengelolaan energi yang lebih efisien.

Baca Juga: Jude Bellingham Layak Dipanggil "Unc"

Dalam pemaparannya, tim pengabdian menjelaskan bahwa meningkatnya kebutuhan energi listrik harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang lebih cerdas. Hal itu penting agar biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi produktivitas, terutama pada fasilitas pelayanan publik maupun pelaku usaha kecil.

Melalui konsep Smart Energy, masyarakat diperkenalkan pada sistem pemantauan dan pengendalian penggunaan listrik secara real time dengan memanfaatkan teknologi IoT. Sistem tersebut memungkinkan pengguna memantau konsumsi listrik melalui perangkat digital, sehingga pola penggunaan energi dapat dianalisis, potensi pemborosan terdeteksi lebih cepat, dan langkah penghematan dapat dilakukan secara tepat.

Tak hanya menyampaikan materi, tim dosen juga memperagakan cara kerja perangkat Smart Energy yang dapat diterapkan di balai desa, kantor pelayanan masyarakat, hingga lokasi usaha milik warga. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan peralatan hemat energi, pengelolaan beban listrik, serta sistem monitoring berbasis sensor yang mampu meningkatkan efisiensi konsumsi listrik.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan transformasi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui penerapan Smart Energy berbasis IoT, kami berharap masyarakat Desa Pekan Tanjung Beringin dapat memanfaatkan teknologi untuk mengendalikan penggunaan listrik agar lebih hemat, efisien, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Pendekatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM melalui pengurangan biaya operasional energi," ujarnya.

Baca Juga: Meski Dikepung Konflik, Warga Tetap Nobar Piala Dunia

Pemerintah Desa Pekan Tanjung Beringin menyambut positif program tersebut. Menurut pihak desa, inovasi yang diperkenalkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat di tengah meningkatnya konsumsi energi dan pesatnya perkembangan teknologi digital.

Antusiasme peserta tampak selama sesi diskusi. Beragam pertanyaan diajukan, mulai dari mekanisme kerja perangkat IoT, biaya implementasi, hingga peluang penerapannya pada berbagai sektor usaha dan fasilitas pelayanan publik. Tingginya partisipasi peserta menjadi indikasi besarnya minat masyarakat untuk mulai mengadopsi teknologi yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung efisiensi energi.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah, Ir. Irpansyah Siregar, ST, MT, menegaskan bahwa kegiatan pengabdian ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk mendorong penerapan teknologi tepat guna yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat transformasi digital di tingkat desa.

"Kami berharap program ini menjadi langkah awal menuju terwujudnya Smart Village yang hemat energi, ramah lingkungan, berdaya saing, serta memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Universitas Amir Hamzah tidak hanya menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat dihadirkan secara langsung di tengah masyarakat untuk mendukung pembangunan desa yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. (rel/han)

Editor : Johan Panjaitan
smart energy umkm Universitas Amir Hamzah PKM