MEDAN, SUMUT POS- Daffa Rizki Hervindo menjadi pengusaha bermula dari minatnya pada fotograpi dan videograpi.
Kemudian, pada 2023 saat dia berkunjung ke Bandung, dia melihat ada prospek bisnis yang dapat dijalankan di Medan, yaitu bisnis Photoboth.
Bermula dari situ, diapun mulai mengembangkan bisnis Cekrekbox, layanan photobooth yang dirintis seorang diri dan menggunakan tabungan pribadinya.
Baca Juga: Pembelaan Kasus Waterfront City Samosir, PH Minta Hakim Bebaskan Enda Ketaren
Daffa mengakui, bahwa menjalankan bisnis ini bukan hal yang mudah, apalagi dia juga sibuk dengan kegiatannya mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Sumatera Utara (USU).
Apalagi, dia juga sibuk dengan jadwalnya sebagai pengurus organisasi. Diketahui, pria yang menggunakan kacamata ini pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan di program studinya dan menjalani dua periode sebagai Kepala Bidang di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Sumatera Utara (HIPMI PT USU).
Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke tanggung jawab yang lebih luas sebagai Ketua HIPMI Perguruan Tinggi Sumatera Utara, yang resmi dilantik pada September 2026.
Melalui HIPMI PT Sumatera Utara, Daffa tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga ingin mendorong mahasiswa agar berani memulai dan mengembangkan usaha. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam membantu anggotanya mendapatkan akses terhadap peluang, modal, dan relasi yang dibutuhkan untuk berwirausaha.
“Tugas utama dari HIPMI PT atau HIPMI Perguruan Tinggi itu dua. Pertama, bagaimana caranya kader-kader pengurus yang ikut di organisasi HIPMI ini yang belum punya usaha menjadi punya usaha. Tugas kedua, bagi mereka yang sudah punya usaha, mereka bisa naik kelas,” jelasnya.
Pengalaman dalam bisnis dan organisasi juga membawanya mengikuti kompetisi kewirausahaan. Bersama timnya, Daffa berhasil meraih juara ketiga dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo.
Ia mengingat proses tersebut sebagai pengalaman berharga karena harus meyakinkan anggota tim untuk tetap menjalankan bisnis sekaligus menghadapi persaingan dalam kompetisi.
Bagi Daffa, ketiga bidang yang dijalaninya memberikan pelajaran berbeda. Perkuliahan menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, bisnis menjadi tempat menerapkan ide dan menghadapi tantangan secara langsung. Sedangkan organisasi membantunya mengembangkan kemampuan memimpin dan bekerja sama dengan orang lain. (ram)
Tulisan ini merupakan tugas kuliah dari mahasiswa Ruth Syahputri Situmorang.
Editor : Juli Rambe