MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, terus turun ke akar rumput guna menjemput aspirasi dari masyarakat. Silaturahmi kembali dilakukannya bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga di Jalan Aman, KelurahanTeladan Barat, Kecamatab Medan Kota, Minggu (25/8/2024) sore.
Dalam pertemuan di kediaman pribadi Muhammad Evin Barus itu, Zakiyuddin Harahap mendapat banyak masukan dan aspirasi terkait program kerjanya kedepan.
Zakiyuddin Harahap diketahui akan konsen pada dua bidang, yakni pendidikan dan kesehatan. Wakil ketua DPD Gerindra Sumatera Utara itu bahkan berniat akan 'berkantor' di Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi, untuk membenahi mutu pelayanan dan kebersihannya.
Zaki juga akan intens turun ke sekolah-sekolah dasar guna meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan. Terakhir, dia ingin membenahi Kawasan Medan Utara terkhusus Kecamatan Medan Belawan, baik dari aspek infrastruktur, perekonomian hingga menjadikan wilayah itu sebagai destinasi wisata baru di Ibukota Provinsi Sumut.
Rencana membenahi tiga sektor ini, sangat didukung dan diapresiasi warga dalam pertemuan tersebut. Selain dari Jalan Aman, warga yang hadir ada dari Jalan Turi, Jalan Pelajar, Jalan Pelopor dan sekitanya.
"Apa yang Bang Zaki sampaikan itu benar adanya. Kedua sektor itu terletak pada sistemnya. Orang yang baik jika bekerja pada sistem yang salah, maka akan menjadi tidak baik. Menurut saya, pendidikan dan kesehatan ini sistemnya yang paling utama untuk diperbaiki," ujar tokoh pemuda, Ibnu Hutabarat.
Bagaimana pendidikan mau maju, kata dia, jika untuk menjadi kepala sekolah saja mesti bayar. Kemudian, rendahnya gaji guru honor juga membuat tenaga pendidik tidak seratus persen dalam menyalurkan kemampuannya. Kondisi serupa kurang lebih terjadi di bidang kesehatan. Bahwa oknum-oknum pada rumah sakit milik Pemko Medan seperti dr Pirngadi, lebih mementingkan sisi bisnis dibanding pelayanan kepada pasien.
"Sistem yang tidak sehat inilah yang sebenarnya membuat sektor pendidikan dan kesehatan kita jadi rusak. Bisa pula RS pemerintah malah merujuk pasien ke RS swasta karena tidak punya alat kesehatan yang lengkap. Ini sebagian problem yang nantinya akan Bang Zaki hadapi ketika menjadi wakil wali kota," kata Ibnu.
Tokoh masyarakat setempat, Hidayat, menyarankan supaya para kepala sekolah memiliki kompetensi diperlukan pendidikan khusus terhadap mereka. Jangan justru diangkat sebagai kepala sekolah karena faktor uang dan kedekatan dengan pejabat.
"Dua faktor yang ingin Bang Zaki benahi ini sangat baik sekali. Intinya kami berharap, jika nanti sudah terpilih, laksanakanlah dengan sebaik-baiknya. Jangan pula abang lupa seperti halnya nanti abang lupa dengan kami semua di sini. Mudah-mudahan cita cita Bang Zaki tercapai dan kami mendoakan supaya menjadi calon wakil wali Kota Medan," ujarnya.
Tokoh masyarakat lainnya, Zainuddin, mengungkapkan satu hal yang krusial adalah tingginya angka pengangguran di Kota Medan saat ini, padahal di satu sisi proyek pembangunan sangat masif dilakukan. Misalnya seperti renovasi Stadion Teladan.
"Di Medan hari ini tidak hanya soal pendidikan, kesehatan, dan keamanan. Angka pengangguran pun cukup tinggi terutama di Teladan Barat ini. Padahal proyek-proyek pembangunan sangat banyak kita lihat. Ini tentu paradoks sekali. Maunya kalau ada proyek dilibatkan juga masyarakat setempat untuk bekerja. Kan ada pekerja terampil dan pekerja tidak terampil. Kami seperti menjadi penonton di rumah sendiri. Ini problem pembangunan di Kota Medan dan tolong menjadi perhatian Bang Zaki ke depan," katanya.
Menjawab itu, Zakiyuddin berterimakasih atas aspirasi dan masukan yang disampaikan. Ia bertekad akan membenahi itu semua terutama bidang pendidikan dan kesehatan. Zaki turut mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan dalam membangun dan memajukan Kota Medan lebih baik di masa mendatang.
Anton Pasaribu selaku inisiator acara, mengungkapkan komitmen pihaknya untuk memenangkan Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap di Pilkada Medan pada 27 November 2024. Setelah pertemuan ini, pihaknya siap untuk menggalang dukungan masyarakat lebih besar sebagai wujud serius memenangkan pasangan Rico - Zaki.(map/han)
Editor : Redaksi