Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kampanye Pilkada Medan 2024, Ridha-Rani: Jangan Paku APK di Pohon

Admin SP • Jumat, 4 Oktober 2024 | 18:04 WIB
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya - Abdul Rani (Ridha-Rani). Dok/Sumut Pos
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya - Abdul Rani (Ridha-Rani). Dok/Sumut Pos


MEDAN, SUMUTPOS.CO - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Prof Ridha Dharmajaya - Abdul Rani (Ridha-Rani), mengimbau seluruh pendukungnya, mulai dari anggota partai politik pendukung, para relawan hingga simpatisannya untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan selama masa kampanye Pilkada Medan 2024.

Untuk itu, pada masa kampanye yang saat ini sedang berlangsung, pasangan yang dikenal dengan jargon Medan BERANI (Bersama Ridha-Rani) itu mengingatkan kepada seluruh pendukungnya agar tidak memaku Alat Peraga Kampanye (APK) di pohon, baik itu pohon yang berada di badan jalan maupun pohon yang berada di pekarangan.

"Prof Ridha dan saya beserta seluruh Tim Pemenangan Medan BERANI telah sepakat untuk menciptakan suasana kampanye yang sehat. Selama masa kampanye berlangsung, kita harus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Kepada seluruh pendukung, kami telah mengimbau agar jangan pernah memaku APK di pohon," ucap Calon Wakil Wali Kota Medan nomor urut 2, Abdul Rani, Jumat (4/9/2024).

Dikatakan Abdul Rani, masa kampanye Pilkada Medan 2024 akan berlangsung hingga 23 November mendatang. Selama itu pula, setiap paslon diberikan keleluasaan untuk mensosialisasikan diri berserta visi misinya, termasuk dengan cara memasang APK di sejumlah lokasi yang diperbolehkan.

"Namun, diperbolehkannya setiap paslon untuk memasang APK di sejumlah lokasi di Kota Medan tidak boleh disalahartikan dengan memasang APK secara sembarangan. Khususnya memasang APK dengan cara memakunya di pohon," tegasnya.

Dijelaskan Abdul Rani yang juga Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Medan itu, sejatinya kampanye merupakan bagian penting dari pesta demokrasi. Oleh sebab itu, masa kampanye tidak boleh menjadi contoh buruk bagi masyarakat.

Selama masa kampanye, setiap peserta pemilu beserta seluruh tim pemenangan wajib tetap menjaga kondusifitas, termasuk menjaga kelestarian lingkungan.

"Jangan sampai masa kampanye membuat lingkungan menjadi rusak. Untuk itu, mari kita ciptakan demokrasi yang membahagiakan dengan tetap menjaga lingkungan yang sehat. Sejak awal, Medan BERANI telah berkomitmen untuk menciptakan masyarakat yang sehat jiwanya dan sehat raganya," pungkasnya.(map/han)

Editor : Redaksi
#Ridha Rani #Pilkada Medan 2024