Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Salah Merasa Jadi Kambing Hitam, Indikasikan Pergi Januari dari Liverpool

Johan Panjaitan • Senin, 8 Desember 2025 | 11:00 WIB

 

Mohamed Salah. (wal.alfacoders.com)
Mohamed Salah. (wal.alfacoders.com)

Sumutpos.jawapos.com-Bintang Liverpool FC, Mohamed Salah, melontarkan kritik keras terhadap klub yang dibelanya selama bertahun-tahun. Setelah LFC ditahan 3-3 oleh Leeds United di Elland Road, Salah mengungkapkan perasaan terpinggirkan dan indikasi akan meninggalkan klub pada bursa transfer Januari 2026.

Dalam sesi mixed zone usai laga, Salah, 33 tahun, menegaskan dirinya dijadikan kambing hitam atas hasil buruk Liverpool musim ini. Wide attacker asal Mesir itu duduk di bangku cadangan dalam tiga laga terakhir dan baru diberitahu sehari sebelum laga lawan Leeds bahwa ia tidak akan menjadi starter.

“Sekarang saya duduk di bangku cadangan dan saya tidak tahu kenapa. Saya merasa klub telah melempar saya ke bawah bus,” kata Salah dikutip dari BBC.

Salah menambahkan, upayanya meminta penjelasan ke manajemen tidak membuahkan hasil. “Jadi, saya harus menerima, menelannya, dan pulang,” ujarnya.

Hubungan dengan Arne Slot Runtuh

Salah mengaku hubungan profesionalnya dengan pelatih Arne Slot sudah benar-benar runtuh. “Dulu hubungan kami sangat baik, dan tiba-tiba sekarang tidak lagi,” katanya.

Namun, ia menegaskan hubungannya dengan rekan setim tetap hangat. “Mereka mendukung saya. Hubungan kami penuh cinta dan respek,” imbuh top scorer ketiga sepanjang sejarah Liverpool setelah Roger Hunt dan Ian Rush.

Isyarat Pergi Januari

Salah akan mengikuti Piala Afrika bersama Mesir mulai 15 Desember. Dia memberi indikasi bahwa laga kandang melawan Brighton & Hove Albion pekan depan (13/12) bisa menjadi momen perpisahan dengan fans.

“Kemarin aku bilang ke keluarga, datanglah ke pertandingan lawan Brighton. Aku tidak tahu apakah aku akan bermain, tetapi aku akan ada di sana untuk mengatakan selamat tinggal kepada fans sebelum pergi ke Piala Afrika. Selanjutnya, aku tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujar Salah.

Mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy, memahami kekecewaan Salah, tetapi menilai cara yang dipilih salah. Menurut Murphy, mengungkapkan masalah ke media justru bisa menimbulkan masalah lebih besar bagi tim dan pelatih, membuat fokus tim berpusat pada dirinya sendiri.

Kisah Mohamed Salah di Liverpool tampaknya memasuki babak baru. Konflik internal dengan manajemen dan pelatih, ditambah sinyal akan pergi pada Januari, membuka kemungkinan akhir era gemilang pemain Mesir itu di Anfield.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Liverpool FC #kambing hitam #mohamed salah