CHIANG MAI, Sumutpos.jawapos.com-Di tengah tekanan besar, pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri akhirnya bisa sedikit bernapas lega. Harapan Garuda Muda untuk lolos ke semifinal SEA Games 2025 yang sempat menipis kini kembali terbuka lebar — berkat “pertolongan” dari Vietnam.
Kemenangan 2-0 Vietnam atas Malaysia pada laga pamungkas Grup B di Stadion Rajamanggala, Bangkok, kemarin, menjadi kunci hidupnya peluang Indonesia. Vietnam sejatinya hanya butuh hasil imbang untuk lolos sebagai runner-up terbaik. Namun, The Young Golden Star Warriors memilih menang dan akhirnya keluar sebagai juara grup.
Kemenangan itu membuat jalan Indonesia menuju semifinal terbentang kembali. Kini, nasib Garuda Muda sepenuhnya berada di tangan sendiri. Tiket semifinal akan ditentukan malam ini dalam duel krusial melawan Myanmar, di Stadion Anniversary 700th Chiang Mai (live RCTI, 18.00 WIB).
Rekor Tak Mudah, Myanmar Bukan Lawan Enteng
Secara historis, laga ini menjadi pertemuan ke-14 Indonesia vs Myanmar di ajang SEA Games. Meski Indonesia lebih dominan, Myanmar bukan tim yang bisa diremehkan. Mereka pernah tiga kali menaklukkan Indonesia dan dua kali menahan imbang. Catatan itu menjadi alarm bahwa Myanmar dapat menyulitkan kapan saja. Karena itulah, kemenangan menjadi harga mati.
Indra Siapkan Serangan Sejak Menit Pertama
Menyadari kondisi yang harus dimenangkan, Indra memastikan Indonesia tampil agresif sejak awal.
“Kami butuh kemenangan, dan kami akan menyiapkan game plan yang lebih menyerang,” tegas pelatih yang membawa emas SEA Games 2023 tersebut.
Menurut Indra, persiapan tim berjalan baik, mental pemain pun sudah berada pada mode tempur. Bukan sekadar menang, Indonesia akan berjuang mengejar kemenangan dengan skor meyakinkan.
“Kami akan fight untuk mengejar kemenangan,” tegas mantan pelatih Bali United tersebut.
Pelatih Myanmar U-22 Hisashi Kurosaki mengakui kualitas Indonesia, terutama setelah Garuda Muda menyabet gelar juara SEA Games 2023. Namun, ia menolak anggapan timnya akan menyerah sebelum bertanding.
“Indonesia adalah tim dengan organisasi yang baik. Tapi kami akan bekerja keras demi para suporter. Kami ingin hasil positif,” ujar pelatih asal Jepang itu.
Pertandingan ini bukan sekadar laga grup. Ini adalah ujian mental, karakter, dan determinasi. Setelah ditolong Vietnam, kini Indonesia harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri.
Dan malam ini, Garuda Muda punya kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka memang layak berada di empat besar.(jpg/han)
Perkiraan Pemain
Indonesia U-22 (3-4-3): 1-Cahya Supriadi (PG); 2-Muhammad Ferarri, 19-Dion Markx, 4-Kadek Arel; 6-Robi Darwis, 5-Ivar Jenner (C), 14-Rivaldo Pakpahan, 16-Dony Tri Pamungkas; 11-Hokky Caraka, 9-Mauro Zijlstra, 10-Rafael Struick.
Pelatih: Indra Sjafri
Myanmar U-22 (4-3-3) : 1-Aung Pyae Phyo (PG); 15-Kaung Htet Paing, 4-Myat Phone Khant, 13-Phyo Pyae Sone, 14-Lat Wai Bhone; 5-Ar Kar Kyaw, 17-Ye Yint Phyo, 10-Zaw Win Thein (C); 21-Oakkar Naing, 9-Than Toe Aung, 6-Shine Wanna Aung.
Editor : Johan Panjaitan