Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Penahbisan Juara LaLiga: Barcelona Tak Hanya Memburu Trofi, Tapi Juga 100 Poin

Johan Panjaitan • Minggu, 3 Mei 2026 | 20:00 WIB
FC Barcelona semakin mendekati ke singgasana LaLiga, setelah mengalahkan osasuna dengan skor 2-1. (wallpapercave)
FC Barcelona semakin mendekati ke singgasana LaLiga, setelah mengalahkan osasuna dengan skor 2-1. (wallpapercave)

 

PAMPLONA, Sumutpos.jawapos.com- FC Barcelona semakin mendekat ke singgasana LaLiga. Kemenangan tipis 2-1 atas CA Osasuna di Estadio El Sadar, Minggu (3/5), menjadi langkah krusial menuju gelar ke-29 mereka.

Namun, penentuan tak sepenuhnya berada di tangan Blaugrana. Nasib gelar bisa dipastikan lebih cepat jika Real Madrid gagal menundukkan RCD Espanyol. Dengan 88 poin dari 34 laga, Barcelona unggul signifikan atas Madrid yang mengoleksi 77 poin dari 33 pertandingan.

Di balik ambisi merengkuh trofi, terselip target yang lebih prestisius: menembus 100 poin. Sebuah capaian langka yang hanya pernah disentuh dua tim dalam sejarah LaLiga—Real Madrid era José Mourinho (2011–2012) dan Barcelona racikan Pep Guardiola (2012–2013).

Empat laga tersisa menjadi panggung penentuan. Sapu bersih adalah harga mati jika rekor itu ingin disamai—atau bahkan dilampaui. Tantangan terberat menanti saat El Clasico kontra Real Madrid pada jornada ke-35.

Baca Juga: Perang AS-Iran dan Konstelasi Baru Politik Global

Di lini depan, Robert Lewandowski tampil sebagai simbol konsistensi sekaligus determinasi. Penyerang asal Polandia itu kembali mencetak gol, melanjutkan tren impresifnya dalam tiga laga terakhir.

“Kami tidak memikirkan berapa poin untuk juara. Fokus kami memenangkan semua pertandingan. Target kami jelas—100 poin,” tegas Lewandowski kepada Mundo Deportivo.

Baginya, kemenangan di Pamplona bukan sekadar tambahan angka, melainkan bukti karakter. El Sadar dikenal sebagai salah satu stadion paling sulit ditaklukkan, dan Barcelona menunjukkan ketangguhan untuk bertarung hingga akhir.

Baca Juga: Tim Cobra Back-up Polda Riau Tangkap Pelaku Pembunuhan di Binjai

Di sisi lain, pelatih Hansi Flick memilih bersikap realistis. Ia mengapresiasi kerja timnya, namun menegaskan bahwa perayaan belum bisa ditentukan sepenuhnya oleh Barcelona.

“Kami sudah melakukan tugas kami di sini. Sekarang, hasil lain yang akan menentukan,” ujarnya kepada DAZN.

Barcelona kini berdiri di ambang kejayaan. Tapi bagi tim sebesar mereka, trofi saja tak cukup. Sejarah menunggu—dan 100 poin adalah pintu menuju keabadian.(jpg/han)

 

EMPAT JORNADA TERAKHIR BARCELONA:

11 Mei vs Real Madrid (K)
14 Mei vs Deportivo Alaves (T)
17 Mei vs Real Betis (K)
24 Mei vsValencia CF (T)

Editor : Johan Panjaitan
#musim #osasuna #barcelona #rekor #laliga