Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Timnas Indonesia U-17 Gagal ke Piala Dunia, Kurniawan Ambil Tanggung Jawab

Johan Panjaitan • Kamis, 14 Mei 2026 | 11:00 WIB
Skuad timnas U-17 Indonesia(instagram evandra_updates)
Skuad timnas U-17 Indonesia(instagram evandra_updates)

 

JEDDAH, Sumutpos.jawapos.com– Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di AFC U-17 Asian Cup 2026 harus berakhir lebih cepat. Kekalahan 1-3 dari Timnas Jepang U-17 pada laga terakhir Grup B memastikan Garuda Muda gagal melangkah ke fase gugur sekaligus kehilangan tiket menuju Piala Dunia U-17 2026.

Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Selasa (12/5), menjadi penutup perjalanan Indonesia di turnamen tersebut. Jepang tampil lebih efektif dan mampu memanfaatkan kelemahan lini pertahanan Indonesia sepanjang laga.

Hasil itu membuat Indonesia gagal mengamankan posisi yang dibutuhkan untuk lolos ke babak berikutnya. Harapan tampil di pentas dunia pun harus pupus lebih cepat.

Baca Juga: Nadiem Sebut Tuntutan 18 Tahun Penjara Tidak Masuk Akal, Lebih Berat dari Pelaku Pembunuhan dan Terorisme

Pelatih kepala Kurniawan Dwi Yulianto tidak menutupi kekecewaannya atas hasil tersebut. Mantan striker timnas Indonesia itu memilih mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan tim asuhannya.

“Atas nama pribadi dan juga sebagai pelatih kepala sekaligus penanggung jawab tim ini, saya memohon maaf atas kegagalan ini,” ujar Kurniawan.

Di tengah rasa kecewa, ia tetap memberikan apresiasi kepada para pemain dan seluruh staf pelatih yang dinilai telah bekerja keras sepanjang turnamen.

“Saya tetap berterima kasih kepada seluruh staf yang berada di belakang tim. Saya juga berterima kasih atas kerja keras para pemain,” katanya.

Baca Juga: Panitia UM-PTKIN Perketat Pengawasan, Delapan Strategi Disiapkan Cegah Perjokian

Meski gagal mencapai target, Kurniawan berharap pengalaman tampil di level Asia dapat menjadi modal penting bagi perkembangan para pemain muda Indonesia. Menurutnya, turnamen seperti ini memberi pelajaran besar tentang kualitas, mentalitas, dan konsistensi permainan di level kompetitif internasional.

Kekalahan dari Jepang sekaligus menjadi cermin bahwa Timnas U-17 masih memiliki banyak pekerjaan rumah, baik dari sisi organisasi permainan, efektivitas serangan, maupun kemampuan bertahan menghadapi tekanan tim-tim elite Asia.

Editor : Johan Panjaitan
#gugur #Piala Dunia U-17 #Garuda Muda