LONDON, Sumutpos.jawapos.com– Kekalahan West Ham United dari Newcastle United dengan skor 1-3 pada laga kemarin (18/5) ikut mengubah peta persaingan di papan bawah klasemen Premier League. Hasil tersebut menjadi keuntungan bagi Tottenham Hotspur yang kini hanya membutuhkan hasil imbang saat bertandang ke markas Chelsea di Stamford Bridge, London, dini hari nanti (02.15 WIB, live Vidio).
Laga yang dijuluki The Battle of the Bridge itu kini menjadi penentu penting bagi Spurs untuk mengamankan posisi mereka, tanpa harus menunggu hasil di pekan terakhir musim.
Secara matematis, Tottenham berada dalam situasi yang relatif lebih aman dibanding West Ham United. Dengan tambahan minimal satu poin di Stamford Bridge, Spurs hampir dipastikan tetap unggul dalam perolehan poin, bahkan jika skenario buruk terjadi di pekan terakhir.
Baca Juga: BI Yakin Rupiah Menguat pada Juli–Agustus 2026, Tekanan Dinilai Musiman
Saat ini, Tottenham juga memiliki keunggulan selisih gol yang cukup signifikan. The Lilywhites tercatat hanya memiliki selisih minus 9 gol, jauh lebih baik dibanding West Ham yang terpuruk di angka minus 22. Kondisi ini membuat Spurs berada dalam posisi kontrol atas nasib mereka sendiri.
Di kubu lain, West Ham justru menghadapi situasi yang lebih rumit. Pelatih Nuno Espirito Santo mengakui timnya berada dalam tekanan besar setelah kekalahan dari Newcastle.
“Pekan depan bisa sangat sulit bagi West Ham. Kami memahami situasinya sudah sangat sulit,” ujarnya usai laga.
Baca Juga: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.584 Triliun, Beban Bunga Kian Menekan Fiskal
West Ham kini harus berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka, sembari wajib meraih kemenangan di laga terakhir melawan Leeds United di kandang sendiri.
De Zerbi Ingin Selesaikan Lebih Cepat
Di sisi Tottenham, pelatih Roberto De Zerbi memilih tidak bergantung pada skenario pertandingan lain. Juru taktik asal Italia itu menegaskan bahwa timnya harus menyelesaikan urusan secepat mungkin tanpa menunda hingga pekan terakhir.
Baca Juga: Iran Siap Ambil Risiko Apapun untuk Hadapi AS dan Israel
“Semua peluang masih bisa terjadi, termasuk peluang kami memenangkan laga di Stamford Bridge,” tegas De Zerbi seperti dikutip Evening Standard.
De Zerbi menekankan pentingnya fokus penuh pada laga kontra Chelsea, yang diprediksi berlangsung ketat mengingat rivalitas kedua tim di London.
Meski secara klasemen Tottenham berada dalam posisi lebih nyaman, laga di Stamford Bridge tetap diprediksi berlangsung panas. Chelsea yang bermain di kandang tentu tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam drama akhir musim ini.
Dengan segala skenario yang terbuka, The Battle of the Bridge bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal gengsi, konsistensi, dan nasib di penghujung musim Premier League.(jpg/han)
PERKIRAAN PEMAIN
CHELSEA (4-2-3-1): 12-Jorgensen (g); 27-Gusto, 23-Chalobah, 4-Adarabioyo, 3-Cucurella; 45-Lavia, 25-Caicedo; 10-Palmer, 8-Enzo (c), 7-Pedro Neto; 20-Joao Pedro
Pelatih: Calum McFarlane
TOTTENHAM HOTSPUR (4-2-3-1): 31-Kinsky (g); 23-Porro, 4-Danso, 37-Van de Ven (c), 13-Udogie; 6-Palhinha, 30-Bentancur; 39-Kolo Muani, 22-Gallagher, 11-Tel; 9-Richarlison
Pelatih: Roberto De Zerbi