BRIGHTON, Sumutpos.jawapos.com– James Milner akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya di dunia sepak bola profesional. Gelandang veteran Inggris itu memutuskan gantung sepatu pada usia 40 tahun, bertepatan dengan berakhirnya kontraknya bersama Brighton & Hove Albion pada Juni ini.
Keputusan tersebut menutup karier yang membentang lebih dari dua dekade dan dipenuhi berbagai pencapaian prestisius. Milner meninggalkan lapangan hijau dengan cara yang istimewa, yakni setelah membantu Brighton meraih tiket kompetisi Eropa dalam dua musim beruntun.
Nama Milner akan selalu dikenang sebagai salah satu gelandang paling konsisten dalam sejarah Premier League. Ia pernah menjadi bagian penting dari skuad Liverpool yang mengakhiri penantian panjang gelar liga dengan menjuarai Premier League musim 2019-2020.
Baca Juga: Hindari Bantat, Ini Cara Bikin Roti yang Lembut dan Empuk
Meski telah meninggalkan Anfield beberapa tahun lalu, dedikasi dan profesionalisme Milner tidak pernah pudar. Bersama Brighton, ia tetap menunjukkan kualitas dan pengalaman yang berharga hingga memasuki usia kepala empat.
“Aku melakukannya ketika aku sudah berumur 40 tahun,” ujar Milner saat mengumumkan keputusannya pensiun.
Mantan pemain Leeds United, Newcastle United, Aston Villa, Manchester City, Liverpool, dan Brighton itu mengaku bersyukur atas perjalanan karier yang telah dijalaninya.
“Aku beruntung pernah mengalami begitu banyak momen yang tidak terlupakan. Mulai dari berjuang menghindari degradasi, memenangi trofi juara, bermain di kompetisi Eropa, hingga membela Inggris di Euro dan Piala Dunia,” tuturnya.
Baca Juga: Rangkaian Haji 2026 Tuntas, Menhaj Minta Maskapai Jaga Ketepatan Waktu Penerbangan
Sepanjang kariernya, Milner dikenal sebagai sosok pekerja keras yang mampu bermain di berbagai posisi. Fleksibilitas, disiplin, dan kepemimpinannya menjadikan dirinya salah satu figur paling dihormati di sepak bola Inggris.
Kini, setelah lebih dari 20 tahun berkiprah di level tertinggi, Milner menutup lembaran karier profesionalnya dengan kepala tegak. Dari perjuangan di papan bawah hingga mengangkat trofi Premier League dan Liga Champions, ia meninggalkan warisan sebagai salah satu pemain paling konsisten dan profesional yang pernah dimiliki sepak bola Inggris.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan