Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Spanyol vs Iraq: Pentas Kebangkitan Yamal dan Nico Williams

Johan Panjaitan • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:35 WIB
Lamine Yamal dan Nico Williams. (nytimes)
Lamine Yamal dan Nico Williams. (nytimes)

 

A CORUNA, Sumutpos.jawapos.com – Ketika Spanyol menaklukkan Eropa di Euro 2024, dua nama muda menjadi simbol permainan menyerang La Roja: Lamine Yamal dan Nico Williams. Kecepatan, kreativitas, dan keberanian mereka di sektor sayap menjadi senjata utama yang membawa Spanyol berdiri di puncak benua.

Dua tahun berselang, harapan itu belum berubah. Menjelang Piala Dunia 2026, Spanyol kembali menaruh ekspektasi besar pada duet Yamal-Williams untuk menjadi motor serangan tim.

Namun, keduanya datang ke pemusatan latihan di Las Rozas dengan cerita yang sama. Yamal maupun Williams baru saja pulih dari cedera hamstring yang sempat mengganggu persiapan mereka. Kabar baiknya, kedua pemain sudah kembali berlatih bersama skuad utama, termasuk gelandang andalan Rodri, dalam sesi latihan pada Rabu (3/6).

Laga uji coba menghadapi Iraq di Estadio Abanca-Riazor, A Coruna, dini hari nanti (5/6) menjadi kesempatan pertama bagi pelatih Luis de la Fuente untuk menguji kondisi keduanya. Meski demikian, sang entrenador diperkirakan tidak akan mengambil risiko dengan memainkan mereka secara bersamaan sejak menit awal.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 17.900 per Dolar AS, Tekanan Global dan Kebutuhan Valas Jadi Pemicu

Pertandingan melawan sesama peserta Piala Dunia itu bukan sekadar laga pemanasan. Ini juga menjadi panggung awal untuk melihat apakah koneksi Yamal dan Williams masih mampu menghadirkan ancaman yang sama seperti saat Euro 2024.

Bek tengah Spanyol Eric Garcia meyakini masa depan La Roja akan sangat bergantung pada dua pemain muda tersebut.

“Terlepas dari peluang kami memenangi Piala Dunia tahun ini, Piala Dunia 2026 akan menjadi momen bagi Lamine dan Nico,” ujar Garcia kepada Mundo Deportivo.

Nomor 10 Tetap Milik Olmo

Di level klub, Yamal kini identik dengan jersey nomor 10 di Barcelona, nomor legendaris yang pernah dikenakan idolanya, Lionel Messi. Namun situasinya berbeda di tim nasional.

Pada Piala Dunia 2026, pemain berusia 18 tahun itu tetap menggunakan nomor 19, sementara nomor keramat 10 masih menjadi milik Dani Olmo.

Baca Juga: Polres Labuhanbatu Sidak SPBE Pertamina, Pastikan Stok LPG Subsidi 3 Kg Aman dan Distribusi Normal

Olmo menegaskan tidak ada persoalan terkait pembagian nomor punggung tersebut. Gelandang serang Barcelona itu bahkan mengaku nyaman mempertahankan nomor yang telah lama dikenakannya bersama tim nasional.

“Lagi pula itu nomor yang saya sukai. Untuk apa saya menggantinya jika tidak ada hal buruk yang terjadi pada saya,” kata Olmo kepada Marca.

Era Baru di Bawah Rodri

Selain hadirnya generasi muda, Spanyol juga memasuki fase baru dalam kepemimpinan tim. Setelah mengantar La Roja menjuarai Euro 2024, Alvaro Morata tidak lagi masuk dalam skuad Piala Dunia 2026.

Tongkat estafet kepemimpinan kini beralih kepada Rodri. Gelandang Manchester City tersebut dipercaya mengenakan ban kapten dan memimpin generasi baru Spanyol menuju turnamen terbesar dunia.

Meski tak lagi menjadi bagian skuad, Morata tetap menunjukkan dukungannya. Sang striker bahkan menyempatkan hadir ke Las Rozas untuk bertemu para pemain dan staf pelatih.

Luis de la Fuente memberikan penghormatan khusus kepada mantan kaptennya itu.

“Dia telah meninggalkan warisan yang tidak akan terhapuskan. Warisan yang penuh makna dan karakter. Sebagai kapten, dia adalah kapten sejati,” puji De la Fuente.

Kini, dengan Rodri memimpin dari lini tengah dan Yamal serta Williams siap kembali menghidupkan sayap La Roja, laga melawan Iraq menjadi awal dari perjalanan panjang Spanyol menuju ambisi terbesar mereka: mengangkat trofi Piala Dunia 2026.(jpg/han)

Perkiraan Pemain:

SPANYOL (4-3-3): 23-Unai Simon (g); 12-Porro, 2-Pubill, 22-Cubarsi, 24-Cucurella; 9-Gavi, 16-Rodri (c), 20-Pedri; 19-Yamal, 21-Oyarzabal, 17-Nico Williams
Pelatih: Luis de la Fuente
Jersey pemain: Merah-lengan navy
Jersey kiper: Biru langit
 
IRAQ (4-4-2): 12-Jalal Hassan (g) (c); 3-Husein Ali, 4-Tahseen, 5-Hashim, 23-Doski; 7-Amyn, 16-Al-Ammari, 20-Sher, 8-Bayesh; 9-Al-Hamadi, 18-Hussein
Pelatih: Graham Arnold

Editor : Johan Panjaitan
#nico williams #piala dunia #iraq #lamine yamal #Spanyol