Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Prancis vs Senegal: Panggung Pembuktian Sang Kapten, Mbappé

Johan Panjaitan • Selasa, 16 Juni 2026 | 11:15 WIB
KAPTEN TIM: Sadio Mane (Senegal) dan Kylian Mbappe (Prancis) mengawali Piala Dunia 2026 dengan berhadapan di MetLife Stadium, East Rutherford, dini hari nanti (17/6). (chatgpt)
KAPTEN TIM: Sadio Mane (Senegal) dan Kylian Mbappe (Prancis) mengawali Piala Dunia 2026 dengan berhadapan di MetLife Stadium, East Rutherford, dini hari nanti (17/6). (chatgpt)

 

EAST RUTHERFORD, Sumutpos.jawapos.com – Kylian Mbappé memasuki tahun 2026 dengan sorotan tajam yang tak pernah reda. Kapten tim nasional Prancis itu dituntut menjawab keraguan, setelah performanya dinilai belum maksimal baik di level klub bersama Real Madrid maupun saat memperkuat Les Bleus di panggung internasional.

Striker berusia 27 tahun itu hanya mampu mencetak satu gol dari empat laga uji coba Prancis sepanjang tahun ini. Catatan tersebut membuat tekanan semakin besar jelang laga pembuka Grup Piala Dunia 2026 kontra Senegal di MetLife Stadium, East Rutherford, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional pukul 02.00 WIB).

Namun, di tengah kritik yang mengiringinya, Mbappé masih mendapat dukungan dari dalam tim. Ousmane Dembélé, yang musim lalu tampil impresif bersama Paris Saint-Germain, menegaskan bahwa sang kapten tetap memiliki peran sentral di skuad Prancis.

Baca Juga: Iraq vs Norwegia: Ujian Pertama Sang Fenomena Erling Haaland

“Di timnas, dia seorang pemimpin,” ujar Dembélé. Ia menilai kritik yang diarahkan kepada Mbappé sudah terlalu berlebihan. “Dia pemain luar biasa. Di luar lapangan, dia sosok yang baik. Dia tetaplah manusia.”

Momen Favorit Sang Kapten

Mbappé dikenal kerap tampil menentukan di laga pembuka turnamen besar. Ia mencetak gol dan assist ke gawang Australia di Piala Dunia 2022, serta kembali menyumbang assist saat menghadapi Austria di Euro 2024. Statistik itu membuat ekspektasi publik semakin tinggi terhadap aksinya kali ini.

Tak hanya soal performa, Mbappé juga sudah menyiapkan selebrasi khusus jika berhasil mencetak gol ke gawang Senegal. Dalam wawancara bersama FOX Sports, ia mengungkapkan rencana selebrasi unik dengan gestur seperti meniup seruling.

“Jika aku menciptakan gol melawan Senegal, aku akan melakukan hal ini untuk kalian,” ucap Mbappé.

Baca Juga: Rumah Dinas Wakil Bupati Deliserdang Diduga Ditembak, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Ia juga mengaku pernah belajar memainkan seruling beberapa tahun lalu, meski kini sudah tidak mengingatnya lagi. Di sisi lain, jika mampu mencetak gol, Mbappé berpeluang memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis, menyamai atau melampaui Olivier Giroud dengan koleksi 57 gol.

Bayang-Bayang Masa Lalu

Laga Prancis kontra Senegal juga tak lepas dari memori kelam 2002, ketika Les Bleus secara mengejutkan kalah 0-1 pada laga pembuka Piala Dunia. Kala itu, absennya Zinedine Zidane menjadi sorotan, bahkan dikaitkan dengan isu non-teknis di luar lapangan.

Ayah Mbappé, Wilfrid Mbappé, disebut sempat menghubungi mantan pemain Senegal El Hadji Diouf untuk memastikan putranya tidak mengalami nasib serupa. Cerita itu menambah bumbu psikologis jelang duel sarat gengsi tersebut.

Kini, semua mata tertuju pada satu nama: Kylian Mbappé. Di tengah tekanan, kritik, dan ekspektasi besar, laga melawan Senegal menjadi panggung ideal baginya untuk menjawab semuanya—di tempat yang paling tepat: lapangan hijau.(jpg/han)

Susunan Pemain: 

PRANCIS (4-2-3-1): 16-Maignan (g); 5-Kounde, 17-Saliba, 4-Upamecano, 19-Theo Hernandez; 8-Tchouameni, 14-Rabiot; 7-Dembele, 11-Olise, 20-Doue; 10-Mbappe (c)
Pelatih: Didier Deschamps
Jersey pemain: Biru
Jersey kiper: Kuning
 
SENEGAL (4-3-3): 16-Mendy (g); 15-Diatta, 3-Koulibaly, 19-Niakhate, 25-Malick Diouf; 5-Idrissa Gueye, 26-Pape Gueye, 21-Habib Diarra; 18-Sarr, 11-Jackson, 10-Mane (c)
Pelatih: Pape Thiaw
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Hijau

Editor : Johan Panjaitan
#piala dunia 2026 #mbappe #prancis #senegal