Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ernando Ari Sutaryadi Legawa Tak Dipanggil Timnas

Johan Panjaitan • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:20 WIB
Ernando Ari Sutaryadi. (Jawa Pos)
Ernando Ari Sutaryadi. (Jawa Pos)

 

Sumutpos.jawapos.com-Kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari Sutaryadi, memilih menerima keputusan tim pelatih Timnas Indonesia yang tidak memasukkan namanya dalam daftar 50 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali United Training Center (BUTC) sebagai persiapan menghadapi ASEAN Championship Hyundai Cup atau Piala AFF.

Alih-alih kecewa, penjaga gawang berusia 24 tahun itu menyadari bahwa kondisinya belum berada di level terbaik untuk kembali bersaing memperebutkan tempat di bawah mistar Skuad Garuda.

Empat kiper yang dipanggil dalam TC kali ini adalah Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, Teja Paku Alam, dan Muhammad Riyandi.

Baca Juga: Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Binjai Gandeng Pemko Perluas Kepesertaan

Ernando mengungkapkan, dirinya sempat berkomunikasi dengan pelatih kiper Timnas Indonesia, Damian van Rensburg. Saat itu, ia ditanya mengenai kondisi kebugarannya menjelang agenda FIFA Matchday. Namun, cedera yang dialaminya membuat proses pemulihan belum sepenuhnya rampung.

"Waktu itu persiapannya memang apa adanya karena saya masih cedera dan belum fit. Sekitar Februari-Maret saya ditanya untuk FIFA Matchday, tetapi memang belum siap. Akhirnya tidak dipanggil sampai sekarang," ujarnya.

Meski belum mendapat kesempatan kembali memperkuat tim nasional, Ernando mengaku tidak memiliki keluhan. Ia bahkan belum berkomunikasi dengan pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, karena merasa masih harus membuktikan kualitasnya di lapangan.

"Saya fair saja, belum bisa berkata apa-apa. Kalau nanti sudah bermain, tampil bagus lalu dipanggil, Alhamdulillah itu bonus. Kalau belum dipanggil juga harus disyukuri," tuturnya sambil tersenyum.

Sikap legawa itu dibarengi tekad untuk bangkit. Ernando menjadikan ajang Piala Presiden 2026 sebagai panggung pembuktian bahwa dirinya masih layak menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

Baca Juga: Kontroversi VAR Bayangi Kemenangan Argentina

"Ini menjadi pembuktian bahwa saya masih ingin menunjukkan kemampuan dan masih layak berada di timnas," tegasnya.

Bagi Ernando, jalan kembali ke Timnas bukan dengan keluhan, melainkan lewat performa. Kini, fokusnya adalah mengembalikan kondisi terbaik dan membuktikan kualitasnya di lapangan, dengan harapan pintu Skuad Garuda kembali terbuka.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#fifa matchday #timnas indonesia #piala presiden #skuad garuda