Posisi Gianni Infantino Mulai Goyah, Ini 5 Kandidat Kuat Presiden FIFA Berikutnya

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino. (gmx.ch)
Presiden FIFA Gianni Infantino. (gmx.ch)

 

Sumutpos.jawapos.com– Posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA mulai menjadi sorotan setelah gelombang kritik terhadap sejumlah kebijakan federasi sepak bola dunia terus menguat. Polemik terbaru terkait rencana komersialisasi hak Piala Dunia memunculkan spekulasi mengenai siapa yang layak memimpin FIFA pada periode berikutnya.

Meski belum ada kepastian bahwa Infantino akan menghadapi penantang serius pada Kongres FIFA 2027, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial. Mereka berasal dari berbagai konfederasi dan memiliki rekam jejak kuat dalam dunia sepak bola internasional.

Baca Juga: Jangan Panik! Ini Penyebab Motor Brebet dan Solusi Ampuh Mengatasinya

Kontroversi Komersialisasi Piala Dunia

Perdebatan bermula setelah muncul proposal yang membuka peluang penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta melalui skema baru. Gagasan tersebut memicu penolakan dari sejumlah konfederasi, terutama UEFA, yang menilai langkah itu berpotensi mengubah tata kelola sepak bola global.

Tekanan dari berbagai pihak akhirnya membuat FIFA membatalkan proposal tersebut. Namun, polemik itu meninggalkan pertanyaan besar mengenai arah kepemimpinan organisasi dan memicu perbincangan tentang masa depan Infantino.

Pria asal Swiss tersebut memimpin FIFA sejak 2016 setelah menggantikan Sepp Blatter. Pada pemilihan 2019 dan 2023, Infantino terpilih tanpa menghadapi lawan sehingga dominasinya nyaris tidak mendapat tantangan.

Kini, situasinya mulai berubah.

Lima Nama yang Berpeluang Memimpin FIFA
1. Aleksander Ceferin

Presiden UEFA menjadi nama yang paling sering disebut sebagai calon kuat apabila pemilihan Presiden FIFA berlangsung kompetitif.

Ceferin dikenal sebagai salah satu tokoh yang paling vokal mengkritik sejumlah kebijakan FIFA, mulai dari padatnya kalender kompetisi internasional hingga rencana komersialisasi Piala Dunia.

Baca Juga: Dea Annisa Resmi Dilamar Achmad Zacky Setelah Dua Tahun Berpacaran

Meski masih memiliki masa jabatan di UEFA hingga 2031, pengaruhnya di sepak bola Eropa membuat namanya terus diperhitungkan apabila muncul dorongan untuk membawa perubahan di tubuh FIFA.

2. Nasser Al-Khelaifi

Presiden Paris Saint-Germain ini merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam industri sepak bola modern.

Selain memimpin PSG, Al-Khelaifi juga memegang sejumlah posisi strategis di organisasi sepak bola Eropa dan memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan bisnis olahraga.

Meski sempat dikaitkan dengan bursa calon Presiden FIFA, pihak Al-Khelaifi telah membantah spekulasi tersebut dan menegaskan bahwa fokusnya tetap berada di PSG serta organisasi yang saat ini dipimpinnya.

3. Arsene Wenger

Legenda Arsenal yang kini menjabat sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA juga masuk dalam daftar kandidat potensial.

Sejak bergabung dengan FIFA, Wenger aktif mendorong berbagai inovasi, mulai dari pembinaan pemain muda, pengembangan kompetisi, hingga pembaruan sejumlah regulasi permainan.

Pengalaman panjang sebagai pelatih elite serta pemahamannya terhadap tata kelola sepak bola membuat Wenger dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi terbesar di dunia tersebut.

Baca Juga: 5 Makanan Sehari-hari yang Diam-diam Memicu Rambut Rontok

4. Victor Montagliani

Presiden CONCACAF menjadi salah satu tokoh yang kerap dikaitkan dengan kursi Presiden FIFA.

Pria asal Kanada itu memiliki pengalaman memimpin konfederasi Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia serta dikenal memiliki hubungan yang baik dengan banyak asosiasi anggota FIFA.

Meski saat ini masih fokus pada agenda di CONCACAF, peluangnya untuk maju pada Kongres FIFA 2027 tetap terbuka.

5. Salman bin Ibrahim Al Khalifa

Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) juga menjadi salah satu nama yang layak diperhitungkan.

Tokoh asal Bahrain tersebut merupakan Wakil Presiden Senior Dewan FIFA dan memiliki pengaruh besar di kawasan Asia, konfederasi dengan jumlah anggota terbesar di FIFA.

Sikap AFC yang turut mengkritik rencana komersialisasi Piala Dunia membuat nama Salman semakin sering disebut sebagai figur alternatif untuk memimpin FIFA di masa depan.

Persaingan Menuju Kongres FIFA 2027

Di tengah meningkatnya kritik terhadap kepemimpinan Infantino, tekanan semakin terasa setelah penasihat senior FIFA, Carlos Cordeiro, memilih mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap polemik yang berkembang.

Hingga kini belum ada kandidat yang secara resmi menyatakan akan menantang Infantino. Namun, dinamika politik di dalam FIFA diperkirakan akan semakin memanas menjelang Kongres FIFA 2027.

Apabila muncul lebih dari satu kandidat kuat, pemilihan Presiden FIFA mendatang berpotensi menjadi salah satu kontestasi paling sengit dalam sejarah organisasi. Figur-figur berpengaruh dari Eropa, Asia hingga Amerika Utara diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menentukan arah baru sepak bola dunia. (jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
gianni infantino kandidat fifa afc Tokoh