LONDON, Sumutpos.JawaPos.com– Derby London ke-216 mempertemukan Arsenal dan Chelsea dalam duel yang sarat gengsi sekaligus menjadi ujian awal bagi dua tim dengan karakter berbeda. Stadion Emirates menjadi panggung pertarungan ketika pertahanan kokoh The Gunners menghadapi lini serang The Blues yang tengah produktif.
Arsenal datang dengan modal pertahanan yang mengesankan. Dalam dua matchweek awal Premier League musim ini, gawang David Raya belum sekalipun kebobolan. Catatan tersebut menempatkan The Gunners sebagai salah satu tim dengan pertahanan terbaik di kompetisi, sejajar dengan Hull City yang juga belum kemasukan.
Namun, tembok pertahanan Arsenal kini mendapat ujian serius. Chelsea memiliki dua pemain yang sedang berada dalam performa tajam, yakni Joao Pedro dan Cole Palmer. Keduanya sama-sama telah mengemas dua gol dari dua pertandingan.
Sebaliknya, Arsenal baru mencatat tiga gol melalui Kai Havertz dan Bukayo Saka.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Emirates, London, dengan siaran langsung melalui Vidio mulai pukul 22.30 WIB.
Baca Juga: Arkhan Fikri Jadi Bukti, Darma Wijaya Yakin Sergai Kembali Lahirkan Bintang Nasional
Ujian Berat untuk Pertahanan Arsenal
Mantan pemain Manchester United sekaligus pandit BBC Sport, Gary Neville, menilai Chelsea memiliki kualitas serangan yang lebih menjanjikan dibandingkan lawan Arsenal sebelumnya, Aston Villa.
Arsenal memang berhasil mengalahkan Aston Villa dengan skor tipis 1-0 pada 1 September lalu. Namun, menurut Neville, Chelsea akan memberikan tekanan yang berbeda.
“Aku rasa Arsenal akan menyadari bahwa Chelsea musim ini punya lini serang yang lebih baik, setidaknya dari Aston Villa,” ungkap Neville.
Ia menilai duel tersebut menjadi ujian penting bagi Arsenal sekaligus kesempatan menarik untuk melihat bagaimana Chelsea bekerja di bawah kepemimpinan pelatih barunya, Xabi Alonso.
“Ini ujian yang sangat bagus bagi Arsenal dan juga momen yang sangat baik untuk menganalisis Chelsea di awal kiprah Xabi Alonso,” sambungnya.
Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 22.798 Penumpang Terdampak
Arsenal Harus Merombak Duet Bek Tengah
Persoalan Arsenal bukan hanya menghadapi produktivitas Chelsea. The Gunners juga harus melakukan penyesuaian di jantung pertahanan.
Gabriel Magalhaes berpeluang mendapatkan tandem baru, Ezri Konsa. Situasi tersebut terjadi setelah William Saliba mengalami cedera saat Piala Dunia 2026, kemudian Cristhian Mosquera juga menyusul masuk ruang perawatan.
Perubahan di sektor vital tersebut menjadi salah satu faktor yang patut diperhatikan. Arsenal memang belum kebobolan dalam dua pertandingan, tetapi konsistensi lini belakang akan kembali diuji menghadapi serangan Chelsea yang dipimpin Palmer dan Joao Pedro.
Alonso Siapkan Senjata dari Bola Mati
Menariknya, pertarungan Arteta dan Alonso juga berpotensi terjadi di luar susunan pemain.
Arsenal selama ini dikenal mengandalkan skema bola mati, terutama melalui sepak pojok. Kontak fisik di area penalti menjadi salah satu bagian dari strategi Mikel Arteta untuk menciptakan ruang dan peluang mencetak gol.
Chelsea ternyata juga mulai mengadopsi pendekatan serupa.
Xabi Alonso disebut menggunakan latihan dengan kontak fisik ala rugby dalam sesi latihan Chelsea di Cobham sepanjang pekan ini. Tujuannya tak lain untuk mempersiapkan pemain menghadapi situasi bola mati dan duel fisik di kotak penalti.
Kesamaan tersebut menjadi menarik karena Arteta dan Alonso memiliki latar belakang yang cukup unik. Keduanya sama-sama mengawali perjalanan sepak bola dari klub amatir Antiguoko di San Sebastian.
Jalan keduanya kemudian berbeda ketika memasuki jenjang akademi. Arteta melanjutkan perjalanan ke La Masia, akademi Barcelona, sedangkan Alonso bergabung dengan akademi Real Sociedad.
Kini, keduanya bertemu kembali, bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih yang saling menguji strategi di panggung Premier League.
Emiliano Martinez Jalani Debut Bersama Chelsea
Satu perhatian lain tertuju kepada sektor penjaga gawang Chelsea.
Emiliano Martinez dipastikan menjadi sorotan karena derby kali ini menjadi debutnya bersama Chelsea sebagai kiper nomor satu.
Kiper timnas Argentina tersebut sebelumnya tampil dengan nomor punggung 26 ketika Chelsea menghadapi Brighton & Hove Albion pada 30 Agustus.
Kini, Martinez mengenakan nomor 1 setelah Robert Sanchez dipinjamkan ke Como 1907.
Baca Juga: Bupati Batu Bara Dorong Siswa Tingkatkan Kompetensi melalui Batu Bara Science Olympiad 2026
Nomor tersebut bukan sesuatu yang asing bagi Martinez. Di level klub, ia pernah mengenakannya ketika memperkuat Aston Villa, terakhir pada musim 2023-2024.
Debut Martinez dengan nomor 1 sekaligus menjadi salah satu cerita menarik yang mengiringi duel Arsenal kontra Chelsea.
Prediksi Susunan Pemain
Arsenal: David Raya; Ben White, Gabriel Magalhaes, Ezri Konsa, Riccardo Calafiori; Martin Odegaard, Declan Rice, Bukayo Saka; Kai Havertz, Gabriel Martinelli, dan Leandro Trossard.
Chelsea: Emiliano Martinez; Reece James, Wesley Fofana, Levi Colwill, Marc Cucurella; Moises Caicedo, Enzo Fernandez; Cole Palmer, Joao Pedro, Pedro Neto; dan Nicolas Jackson.
Derby London kali ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Arsenal ingin mempertahankan benteng pertahanan yang belum tersentuh, sementara Chelsea datang dengan amunisi serangan yang tengah panas.
Di sisi lain, duel Arteta versus Alonso menjadi pertarungan strategi yang tak kalah menarik. Bola mati, duel fisik, hingga kemampuan lini depan Chelsea akan menjadi faktor yang berpotensi menentukan siapa yang keluar sebagai penguasa Emirates. (jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan