BATUBARA, Sumutpos.Jawapos.com– Di tengah suasana Ramadan yang sarat makna, Pemerintah Kabupaten Batu Bara menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyerahkan santunan kepada 22 anak yatim dan 115 tukang becak dari berbagai wilayah di kabupaten tersebut.
Kegiatan berlangsung dalam momen buka puasa bersama Pemkab Batu Bara di Aula Kantor Bupati, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (17/3/2026). Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Syafrizal, unsur Forkopimda, jajaran OPD, serta para kepala desa se-Kabupaten Batu Bara.
Dalam sambutannya, Baharuddin menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas sosial. Santunan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menghadirkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Ini bentuk kepedulian kita kepada sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Semoga membawa manfaat dan keberkahan,” ujarnya.
Baca Juga: Efisiensi Energi dari Hal Sederhana: Pemkab Sergai Dorong ASN Bersepeda ke Kantor
Di sisi lain, Bupati juga memastikan kondisi ekonomi daerah, khususnya harga bahan pokok, masih relatif stabil menjelang Lebaran. Ia mengakui adanya kenaikan pada komoditas ayam broiler, namun dinilai masih dalam batas yang terjangkau masyarakat.
Tak hanya itu, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian. Baharuddin menyebut situasi kamtibmas, termasuk lalu lintas, dalam kondisi aman dan terkendali. Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan tausiyah yang disampaikan oleh Zulkarnain, yang mengingatkan pentingnya menunaikan zakat fitrah sebagai wujud kepedulian sosial di bulan suci.
Di akhir acara, Bupati turut membuka pintu silaturahmi bagi masyarakat dengan mengundang hadir pada perayaan Idulfitri di kediamannya.
Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan sekadar materi, tetapi juga bentuk perhatian yang memberi harapan. Syahrial Siagian, seorang tukang becak asal Tanjung Tiram, mengaku bersyukur atas kepedulian pemerintah daerah.
Baca Juga: Siswa SIP Polres Binjai Turun ke Jalan, Berbagi dengan Penarik Becak dan Jukir di Bulan Ramadan
“Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan. Ini sangat membantu kami,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan, langkah sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pemerintah sejatinya terasa ketika mampu menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil. (lib/han)
Editor : Johan Panjaitan