STABAT, SUMUTPOS.CO - Masjid Ar-Rahman yang terletak di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, menjadi masjid tertua di bumi bertuah. Dibangun tahun 1775, masjid tersebut berbentuk panggung bak rumah adat suku melayu, masih berdiri kokoh dan terawat.
Selain bentuknya yang menyerupai rumah adat suku melayu, warna Masjid Ar-Rahman pun demikian. Ketika masuk di areal Masjid Ar-Rahman, pada sisi kanannya terdapat beberapa makam.
Salah satunya, makam pendiri masjid yang merupakan pedagang asal Yaman, Syekh Jabbar. Sementara pada sisi kiri ketika memasuki masjid, ada perkebunan sawit.
Menurut Pengurus Masjid Ar-Rahman, Adham (74), rumah ibadah umat Islam ini dibangun oleh pedagang yang kala itu berlayar di Sungai Wampu.
"Ada orang ngidupin api di sini (Masjid Ar-Rahman), lalu singgah orang itu dan kemudian dibangun masjid ini di sini. Pinggir sungai di sini dahulu banyak rumah," kata Adham, Kamis (14/3/2024).
Pedagang dari Yaman kemudian merencanakan pembangunan Masjid Ar-Rahman di sana. Bangunan masjid yang berbentuk rumah panggung ini, keseluruhannya dilapisi oleh kayu saja.
"Kayunya dari Malaysia ini. Banyak syekh yang membangun masjid ini, ada tujuh syekh dan salah satunya Syekh Jabbar," kata Adham.
Mimbar pada Masjid Ar-Rahman pun terbuat dari kayu. Hingga kini, keasliannya masih terjaga dan terawat.
"Hampir keseluruhan kayu di masjid ini asli, tapi papan-papan di samping kiri dan kanannya sudah ada yang diganti. Dari awal dibangun memang seperti ini bentuknya," kata dia.
Tidak ada yang istimewa kegiatan yang dilakukan di Masjid Ar-Rahman selama bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. Namun, ujar Adham, hari besar Islam tertentu seperti Tahun Baru Islam dan Maulid Nabi yang memang saban tahunnya selalu diperingati.
"Selama Ramadan ini, setiap paginya ada yang mengaji di sini. Untuk Salat Tarawih, juga banyak jemaah. Untuk berbuka puasa, juga ada kami gelar di sini bersama beberapa jamaah," kata dia.
Perubahan sedikit terjadi pada kolong panggung Masjid Ar-Rahman.
"Dulu rendah kalau masuk ke kolongnya di bawah tidak dapat berdiri, harus jongkok," tukasnya.
Dari Kota Stabat, bagi yang ingin menuju ke Masjid Ar-Rahman menempuh waktu sekitar 25 menit. Jarak tempuh yang dilalui sekitar 15 kilometer. (ted/han)
Editor : Redaksi