Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tak Bersuara dengan Kasus Pembakaran Rumah Wartawan, DPRD Karo Dinilai tak Peduli Rakyat

Admin SP • Kamis, 11 Juli 2024 | 18:00 WIB
UNRAS: ratusan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Tanah Karo bersatu menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Karo, Kamis (11/7) pagi.(SOLIDEO/SUMUTPOS)
UNRAS: ratusan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Tanah Karo bersatu menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Karo, Kamis (11/7) pagi.(SOLIDEO/SUMUTPOS)


KARO, SUMUTPIS.CO - Sebagai bentuk rasa solidaritas dan dukungan terhadap kinerja penegak hukum, ratusan wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Tanah Karo bersatu menggelar aksi damai di depan gedung DPRD Karo, Kamis (11/7) pagi.

Dalam aksi tersebut, peserta yang terdiri dari media cetak, online dan elektronik ini menyesalkan sikap anggota DPRD Karo yang terkesan tutup mata atas kasus pembakaran rumah yang menewaskan seorang wartawan, Sempurna Pasaribu beserta istri anak dan cucunya.

Karena dari awal kejadian hingga kini, tak ada satu pun anggota DPRD Karo yang berani bersuara lantang meski hanya sebatas mendesak penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Hey para wakil rakyat. Mana pembelaan kalian pada rakyat? Yang tewas dibakar itu rakyat juga. Jangan pas pemilu saja kalian butuh suara rakyat. Setelah duduk, kalian lupa dan tak peduli lagi dengan rakyat," teriak para peserta orasi.

Namun ditunggu hingga siang, tak ada satu orang pun perwakilan DPRD Karo yang menemui peserta aksi. Bahkan saat diperiksa ke dalam gedung, tak ada satu pun anggota DPRD Karo yang masuk kantor.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Karo, Eva Angela br Sembiring mengatakan, para wakil rakyat itu tak masuk kantor karena sedang dinas keluar kota.

Karena tak puas, peserta aksi tetap ngotot agar ketua atau pun Wakil Ketua DPRD Karo memberikan penyataan. Akhirnya Eva diminta untuk menghubungi Ketua DPRD Karo via video call. Dalam video call tersebut, Ketua DPRD Karo Iriani br Tarigan didampingi Wakil Ketua DPRD Karo, David Kristian Sitepu akhirnya mendesak Polres Tanah Karo untuk mengusut tuntas kasus ini.

Iriani dan David juga mengiyakan desakan peserta aksi untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas kasus ini.

"Siapkan suratnya, masalah ini akan kita bahas dalam RDP," tegas Iriani. Setelah mendengar pengakuan Iriani, peserta melanjutkan aksinya ke Polres Tanah Karo. (deo/han)

Editor : Redaksi
#DPRD Karo