Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BKKBN Sumut Gelar Harganas ke- 31 di Sibolga

Admin SP • Sabtu, 27 Juli 2024 | 14:06 WIB
HARGANAS: BKKBN Sumut saat memperingati Harganas ke 31, di Kota Sibolga. (Sumut Pos/Dokumen Pribadi)
HARGANAS: BKKBN Sumut saat memperingati Harganas ke 31, di Kota Sibolga. (Sumut Pos/Dokumen Pribadi)

MEDAN,SUMUTPOS.CO - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sumatera Utara (BKKBN Sumut) menggelar acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31, yang digelar di pinggir Pantai Pelabuhan Lama, Kota Sibolga, Jumat (26/7).

Puncak acara yang bertemakan ‘Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas’ tersebut, dihadiri sedikitnya 1.500 peserta dari perwakilan BKKBN kabupaten/kota se Sumut.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumut, Dr Munawar Ibrahim dalam sambutannya, mengapresiasi Kota Sibolga sehingga menjadi tuan rumah Harganas Provinsi Sumut ke- 31. Kata Ibrahim, Kota Sibolga telah menjadi modul percepatan penurunan angka stunting yang cukup baik, khususnya di Sumut hingga Nasional.

“Tren penurunan stunting di Kota Sibolga cukup signifikan, kini hanya tinggal 10,6 persen saja, sementara di Sumut sendiri telah menembus angka 18,5 persen atau sudah di bawah angka Nasional," ujarnya.

Tentunya, sambung Munawar, keberhasilan ini tidak terlepas dari peran serta BKKBN yang didukung kementerian dan kelembagaan lainnya, sehingga penurunan angka stunting di Sumut cukup bagus.

"Saya yakin Kota Sibolga bisa dijadikan sebagai daerah percontohan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Sumut," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan menjelaskan, bahwa keberhasilan Sibolga menurunkan angka stunting saat ini, berkat kerja sama Pemerintah Daerah (Pemda) dengan seluruh stakeholder.

“Program bapak asuh anak stunting untuk pemberian makanan tambahan bergizi bagi anak berisiko stunting itu sangat penting. Maka tentunya kami cukup berbangga bisa menurunkan angka stunting, sehingga menjadi tuan rumah yang baik," tuturnya.

Asisten Administrasi Umum Pemprovsu, Lies Handayni Siregar mewakili Pj Gubsu Ahmad Fatoni, dalam sambutannya mengatakan, semakin menurunnya angka stunting di Sumut membuktikan keseriusan provinsi ini dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas tahun 2045 mendatang.

Sekretaris Utama BKKBN Pusat, Tavip Agus Rayanto juga mengakui bahwa Kota Sibolga menjadi salah satu kota yang berhasil di Sumut dengan 10,6 persen dan angka ini berhasil melampaui dari target Nasional dalam pencegahan penurunan stunting.

"Angka stunting Nasional tercatat masih sebesar 21,5 persen. Tapi di Kota Sibolga sudah 10,6 persen, ini cukup luar biasa. Saya berharap agar angka penurunan stunting di Sibolga bisa dipertahankan. Harapan saya angka stunting di Sibolga yang sudah baik ini bisa dipertahankan dan saya yakin hasil SSGI tahun 2024 yang akan datang bisa turun lagi. Artinya janji pak wali kota menuju tujuh persen semoga bisa tercapai," ungkapnya.

Sebelumnya, acara penghargaan berupa 10 nominasi dalam rangka Harganas ke-31 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 telah diserahkan saat Gala Dinner yang digelar di Pendopo Pemko Sibolga, Kamis (25/7) malam.

Dari 10 nominasi, Kota Medan merebut empat penghargaan, masing-masing Terbaik I dalam Pelibatan Remaja yang bermakna dalam Program Genre (Generasi Berencana), Harapan I Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pelaksanaan Audit Kasus Stunting Siklus I Tahun 2024.

Kemudian, Terbaik II Capaian Pelayanan KB Absolut Terbanyak Tingkat Sumut Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptot 2024, serta Harapan I Penyerahan secara simbolis hasil olah data Verifikasi dan Validasi Data Keluarga Resiko Stunting. (dwi/han)

Editor : Redaksi
#Harganas #BKKBN sumut