Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Minimalisir Tindak Kejahatan, IMM Binjai Harap Kapolres Baru Lebih Aktif Patroli Malam

Admin SP • Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:56 WIB
Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo (tengah).Teddy Akbari/Sumut Pos.
Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo (tengah).Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Binjai menyerukan kepada Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo untuk lebih tegas dalam menyikapi maraknya tindak kejahatan. Selain itu, IMM Binjai juga meminta Polres Binjai untuk lebih aktif lagi melakukan patroli dan berdayakan pos polisi yang ada.

"Saya sudah pernah sampaikan kepada bapak kapolres yang lama terkait menyikapi maraknya aksi konvoi dan begal yang terjadi di Kota Binjai. Saya sampaikan bahwa Polres Binjai harus bentuk tim untuk melakukan patroli setiap hari, khususnya tempat-tempat atau daerah yang menjadi lalu lalang mereka beroperasi melakukan aksi kejahatan," kata Ketua IMM Binjai, Azizah Budiana, Kamis (22/8/2024).

"Namun pada saat itu, saut bapak kapolres (lama), mereka sudah melakukannya. Tapi saya lihat, itu tidak berjalan dengan efektif," sambungnya.

Dia juga meminta kepada personel Polres Binjai untuk lebih jeli dan pintar dalam melakukan patroli guna menyikapi aksi-aksi geng motor.

"Sebab, mereka (geng motor) konvoi dan beraksi itu di atas jam 12 malam. Sementara kita lihat sendiri mobil patroli selalu keliling di bawah jam 12 malam, kan masuk angin," bebernya.

"Kalau ini terus dilakukan oleh Polres Binjai dengan cara yang begini, saya yakin tindakan kriminal di Binjai main besar. Sebab, patroli bukan hanya seremoni, tapi aksi nyata," tambahnya.

Dia menambahkan, IMM siap bersama Polres Binjai untuk melakukan patroli bersama. Bahkan tidak hanya IMM saja, kata dia, organisasi kemahasiswaan lain siap bergandengan tangan bersama.

"Kalau gak sanggup kali kepolisian itu patroli tengah malam, jadikan kami ketua-ketua organisasi yang mimpin di Kota Binjai, jadi tim patroli, libatkan kami dan fasilitasi kami. Sama-sama kita kerja, sama kita bergerak untuk kedamaian Binjai," serunya.

Dia juga menyinggung keberadaan pos polisi di Simpang Megawati Jalan Makalona atau Jalan Baru. Menurut dia, pos polisi tersebut harus digunakan untuk melakukan pemantauan.

Pasalnya, konvoi-konvoi geng motor tersebut diduga boleh jadi berasal dari luar Kota Binjai. Jika tidak digunakan, dia menilai, pembangunan pos polisi yang menghabiskan anggaran Rp382 juta lebih bersumber dari APBD Binjai tahun 2023 ini, hanya pembuangan anggaran yang berujung sia-sia.

"Patut dipertanyakan motif dari pembangunan pos tersebut untuk apa. Karena aksi nyata Polres Binjai belum mampu mengerahkan atau melibatkan personel samapta, lantas, serse untuk bertugas di pos yang katanya sebagai pos pantau aksi begal dan geng motor. Karena kita lihat, pos tersebut selalu gelap dan tertutup," serunya.

Dia berharap, Kapolres Binjai yang baru, AKBP Bambang Christanto Utomo harus lebih tegas lagi terhadap tindakan kriminal yang semakin marak dan merajalela.

"Apalagi ketika ada tersangka yang tertangkap, bukan hanya dinasehati (dengan dalih masih di bawah umur), tapi seharusnya tetap diberi tindakan yang membuat efek jera dan tidak melakukannya kembali," tukasnya. (ted/han)

Editor : Redaksi
#Patroli Malam