Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemko Tebingtinggi Jaga Ketahanan Pangan Dengan Gerakan Pangan Murah

Redaksi Sumutpos.co • Senin, 6 Januari 2025 | 21:15 WIB
GPM: Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi ketika melakukan kegiatan gerakan Pangan Murah di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi. ISTIMEWA
GPM: Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi ketika melakukan kegiatan gerakan Pangan Murah di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi. ISTIMEWA

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO - Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui Dinas Perdagangan UMKM dan Koperasi bekerja sama dengan pihak PT Bulog Medan akan melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Merdeka Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka untuk menjaga ketahanan pangan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Tebingtinggi. Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah akan di mulai dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 9 Januari 2025 di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.

Kadis Perdagangan UMKM dan Koperasi Kota Tebingtinggi, Zahidin menerangkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kota Tebingtinggi atas kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng serta gula pasir yang harganya sudah tentu dibawah harga pasar.

"Gerakan Pangan Murah ini untuk mengendalikan kebutuhan harga setelah libur Nataru. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kota Tebingtinggi akan semangkin murah," ujar Zahidin, Senin (7/1).

Menurutnya, gerakan pangan murah kerja sama Pemko Tebingtinggi dan Bulog akan menjual beras SPHP seharga Rp 58.000 kemasan 5 kilogram. Untuk minyak goreng kemasan 1 liter seharga Rp 16.000 dan gula pasir kemasan 1 kilogram di jual Rp 16.500," jelasnya.

Sedangkan kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi diharapkan kedatangan tepat waktu, karena akan di buka mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Kepada masyarakat Kota Tebingtinggi juga diharuskan ketika berbelanja ke Gerakan Pangan Murah untuk membawa kartu tanda penduduk (KTP) warga Kota Tebingtinggi.

"Jangan lupa bawak KTP atau KK agar bisa diketahui masyarakat yang berbelanja untuk gerakan Pangan Murah adalah benar-benar masyarakat Kota Tebingtinggi dan bukan untuk masyarakat luar Kota Tebingtinggi," beber Zahidin. (ian/han)

Editor : Redaksi
#jaga ketahanan pangan #Pemko Tebingtinggi