Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Paska Pohon Tumbang, Jalan Penghubung Berastagi-Medan Kembali Normal

Redaksi Sumutpos.co • Minggu, 12 Januari 2025 | 20:03 WIB
EVAKUASI: Petugas gabungan saat evakuasi pohon tumbang, Jalur utama penghubung Berastagi-Medan, di Jalan Jamin Ginting Km 55-56, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Sumut Pos/ Pribadi
EVAKUASI: Petugas gabungan saat evakuasi pohon tumbang, Jalur utama penghubung Berastagi-Medan, di Jalan Jamin Ginting Km 55-56, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Sumut Pos/ Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Jalur utama penghubung Berastagi-Medan, di Jalan Jamin Ginting Km 55-56, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, sudah tidak ada kendala, meskipun hujan deras kembali mengguyur, sejak Minggu (12/1) pagi.

Hal itu dikatakan Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu, (12/1) siang.

"Jalan penghubung Berastagi-Medan hingga saat ini (Minggu, red) sudah normal, setelah pohon tumbang tersebut dievakuasi. Situasi di lokasi dilaporkan aman, dan jalur utama Berastagi-Medan kembali dapat dilalui tanpa hambatan berarti, meski hujan kembali mengguyur," ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasinya, atas respon cepat jajaran Polres Tanah Karo dalam menangani situasi darurat tersebut.

"Kecepatan dan sinergi personel Polri bersama TNI serta masyarakat setempat dalam penanganan pohon tumbang di jalur Berastagi-Medan patut diapresiasi. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kelancaran akses masyarakat dan mencegah gangguan yang lebih besar," katanya.

Namun meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi jalur rawan, terutama pada musim hujan seperti saat ini.

"Pohon tumbang dan potensi bencana alam lain seperti longsor harus diantisipasi, terutama di kawasan pegunungan yang curah hujannya tinggi. Kami mengajak masyarakat untuk melapor jika menemukan kondisi jalan yang membahayakan," imbaunya.

Sebelumnya, Jalur utama penghubung Berastagi-Medan di Jalan Jamin Ginting Km 55-56, Desa Doulu, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, sempat mengalami lumpuh total akibat pohon tumbang pada Sabtu (11/1), berkisar pukul 07.50 WIB.

Pohon besar yang tumbang akibat hujan deras disertai angin kencang tersebut, tidak hanya menghalangi akses kendaraan, tetapi juga menimpa kabel listrik, yang menyebabkan kemacetan parah di kedua arah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto memimpin langsung proses evakuasi di lokasi kejadian. Dengan menggunakan mesin pemotong kayu (chainsaw), personel gabungan dari Polri, TNI, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan material pohon yang menghalangi jalan.

"Polisi bergerak cepat agar arus lalu lintas segera kembali normal. Kolaborasi dengan TNI dan masyarakat sangat membantu mempercepat proses evakuasi," jelas Eko.

Proses pembersihan memakan waktu berkisar dua jam, dan pada pukul 10.30 WIB arus lalu lintas di jalur Berastagi-Medan kembali lancar. Polres Tanah Karo juga memastikan tidak ada kerusakan tambahan yang signifikan akibat pohon tumbang tersebut.

Langkah cepat Polres Tanah Karo ini pun mendapat apresiasi luas dari warga dan pengguna jalan. Mereka berharap respon tanggap darurat seperti ini dapat terus dipertahankan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. (dwi/han)

Editor : Redaksi
#pohon tumbang #jalan medan berastagi lumpuh