Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ratusan Juta Dana BOS untuk Bimtek, Makanan Ringan Diduga Harga Rp10 Ribu Per kotak

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 13 Februari 2025 | 21:50 WIB
BIMTEK: Kepala SMP Negeri 14 Binjai, Edi Salim Chaniago saat menjadi pemateri dalam kesempatan bimtek.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
BIMTEK: Kepala SMP Negeri 14 Binjai, Edi Salim Chaniago saat menjadi pemateri dalam kesempatan bimtek.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO - Hari kedua pelaksanaan bimbingan teknis atau bimtek yang diduga digelar SMPN 14 Binjai berjalan aman dan lancar. Peserta mengucapkan terima kasih dan puji syukur karena makanan ringan yang diberikan bertambah jumlahnya.

Pada hari pertama, isi makanan ringannya ada segelas air mineral dan 2 kue. Sementara pada hari kedua, jumlah kuenya bertambah jadi 3 buah.

Diduga sekotaknya itu seharga Rp10 ribu jika dilihat dari isinya. Jika dikalikan 250 peserta, anggaran yang dikeluarkan untuk itu baru Rp2,5 juta.

Kemudian lokasi bimtek milik swasta itu harus disewa oleh panitia yang diduga estimasi biayanya untuk 2 hari sebesar Rp20 juta. Sementara untuk honor pemateri diduga merogoh anggaran sebesar Rp5 juta sampai Rp10 juta.

Jika ada 4 pemateri pada 2 hari bimtek itu dikalikan Rp10 juta, maka besaran yang harus dikeluarkan senilai Rp40 juta. Tak ketinggalan makan siang yang harus dipenuhi oleh panitia.

Dengan itu, estimasi biaya dalam bimtek itu hanya menghabiskan anggaran puluhan juta rupiah hingga Rp100 juta. Sementara kegiatan bimtek yang digelar bersumber dari Dana BOS setiap perwakilan masing-masing sekolah senilai Rp1 juta.

Jika dikalikan maka uang yang terkumpul sebesar Rp250 juta. Dugaan raup untung dalam bimtek tersebut mulai mengarah.

Pada hari kedua ini terdapat kendala pada pengeras suara yang diduga tidak berkualitas bagus. Nrasumber atau pemateri hari kedua adalah seorang wanita.

"Hari ini narsumnya psikolog, suaranya kecil, mic rusak-rusak pula, gak bagus. Makin gak dengar suara ibu ini," beber seorang sumber wartawan.

Disinyalir ada ketidaksesuaian dalam proses perencanaan kegiatan tersebut. Terpisah, Kepala SMPN 14 Binjai, Edi Salim Chaniago ogah berkomentar terkait hal tersebut.

Edi diduga selalu menjadi pemateri dalam kesempatan bimtek. Namun, dia memilih untuk tidak menjawab secara gamblang konfirmasi wartawan.

"Kapasitas saya hanya sebagai narasumber. Terkait honor dan lainnya, silahkan tanya langsung ke penyelenggara," katanya, Kamis (13/2/2025).

Ditanya siapa penyelenggaranya, ia mengarahkan wartawan untuk datang ke lokasi bimtek. "Sekarang masih berjalan kegiatannya, datang saja ke lokasi. Di sana bisa jumpa langsung sama penyelenggara," tandasnya.

Bimtek tersebut digelar 2 hari di Patar Hall, dan ini merupakan hari terakhir, Kamis (13/2/2025). Peserta yang mengikuti bimtek mendapat fasilitas makan siang, makanan riang dan sertifikat. (ted/han)

Editor : Redaksi
#dana bos