SUMUTPOS.CO- Merayakan peringatan Hari Bumi Internasional 2025, Partai Gerindra Humbang Hasundutan bersama anggota DPRD Kabupaten Humbang Hasundutan Fraksi Gerindra, Indra Nainggolan berkolaborasi dengan HKBP Distrik 3 Humbang Hasundutan, HKBP Parlilitan, dan Tarabintang, dinas terkait, pemuda pemudi dan masyarakat dari berbagai elemen menggelar doa bagi keselamatan bumi dan lingkungan. Kegiatan ini disertai dengan aksi menanam pohon di Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Selasa (22/2025).
Dipilihnya Kecamatan Parlilitan untuk kegiatan ini, karena daerah ini merupakan kawasan Danau Toba di Kabupaten Hunbang Hasundutan.
Bentuk tanahnya yang dikeliling oleh hutan dan perbukitan, membuat Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi rawan bencana alam, seperti longsor, dan banjir bandang.
Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat menjadi sadar untuk menjaga lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, Indra Nainggolan anggota DPRD Humbahas yang merupakan putra dareah Parlilitan, dalam pidatonya memberikan pesan yang bermakna kepada ratusan masyarakat yamg hadir dengan mengutip ayat Alkitab yang menjelaskan.
"Bumi akan ditanduskan setandus-tandusnya, dan akan dijarah sehabis-habisnya, sebab Tuhanlah yang mengucapkan firman ini. Bumi berkabung dan layu, ya, dunia merana dan layu, langit dan bumi merana bersama. Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi. Sebab itu sumpah serapah akan memakan bumi, dan penduduknya akan mendapatkan hukuman, sebab itu penduduk bumi akan hangus lenyap, dan manusia akan tinggal sedikit,” ujarnya.
Indra juga menyampaikan pesan khusus kepada pemuda pemudi yang hadir agar senantiasa bersama-sama menjaga bumi ini, khususnya alam Parlilitan, dan Tarabintang.
”Untuk itu saudara-saudara yang saya kasihi, adek-adek yang saya banggakan pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan pada kita semua, mari kita menjaga bumi kita, alam Parlilitan, Tarabintang, di sini kita lahir, sejak lahir kita sudah minum air bersihnya, sejak lahir kita sudah makan hasil buminya, tidak terkira yang alam ini berikan kepada kita,” jelasnya.
Indra juga menjelaskan tentang perambahan hutan atau eksploitasi hutan untuk pembukaan lahan yang baru- baru ini terjadi.
"Kita tidak menolak untuk pembukaan lahan, swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo, kebetulan saya dari fraksi Gerindra, tapi swasembada pangan yang bagaiamana, tentunya harus sesuai dengan aturan hukum lingkungan dan berkelanjutan. Dalam pengambilan sumber daya alam itu semua ada aturan, ada Amdal kalau 2.500 hektare ke atas, ada UKPL kalau 5.000 hektare sampai 2.000 hektare. Dalam UKPL ini tentunya ada syarat-syarat, bagaimana cara-cara untuk mengambil pohon, membuka lahan, tentunya harus berkelanjutan, bagaimana kalau dibabat puluhan ribu hektare, apa mungkin orang Parlilitan menanam puluhan hektare dalam satu waktu, satu hektare saja sudah sulit. Jadi amang inang, dan adek-adek yang saya kasihi, mari kita ajak semua orang tua kita, pakailah lahan seperlunya, pakai semampu kita, jangan jadi alasan untuk mengambil kayu-kayu yang salah. Bentuk alam kita (Parlilitan) itu beda dengan Dolok Sanggul, beda dengan yang di Riau, dan Kalimantan yang datar, kita tinggal di lembah dareah kita semua pegunungan, kalau secara sembarangan kita tebang semua akan ada longsor, akan ada air PAM, paling tidak kalau tidak rumah sawah dan ladang akan kena dampaknya. Jadi buka lahan yang bagiamana, kita menginginkan yang berkelanjutan, terintegrasi,” Kata Indra menjelaskan.
Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Humbang Hasundutan, Dr. Hendri Tumbur Simamora juga turut mengucapkan selamat dan memberikan pesan yang bermakna khususnya kepada masyarakat Parlilitan, dan kepada masyarakat umum yang tinggal di Kabupaten Humbang Hasundutan.
"Jangan sampai nanti ketika telah terjadi bencana maka mereka (masyarakat) akan bertanya, Tuhan apa salah kami. Tanyalah apa yang kalian lakukan sekarang apakah itu akan menimbulkan bencana di masa depan atau tidak, jadi kita tidak akan ragu dengan masalah deforestasi sepanjang deforestasi itu akan memberikan nilai tambah, dan penghidupan yang layak bagi masyarakat, bukan hanya bagi segelintir pengusaha. Jadi kami dari partai Gerindra menginginkan bahwa dalam peringatan hari bumi ini, marilah kita sama-sama menjaga kelangsungan bumi ini, dalam hal pertanian kita akan menuju pertanian yang berkelanjutan, dan dalam hal kehutanan kita akan melihat bahwa kehutanan yang berkelanjutan. Selamat Hari Bumi Internasional 2025, bersama-sama kita jaga bumi kita,” ucapnya.
Ucapan Hari Bumi Internasional juga disampaikan Pendeta, Robinsarhot Lumban Gaol, yang merupakan Praeses HKBP Distrik 3 Humbang Hasundutan, “Hari bumi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita tehadap kelesetarian lingkungan hidup," ujarnya. (rel/ram)
Editor : Juli Rambe