Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Eliza Hafni Nasution, Mantan Pekerja Migrain yang Kini Pemilik Kue Kacang

Juli Rambe • Sabtu, 26 April 2025 | 16:02 WIB
BERSAMA: Menteri BP2MI, Abdul Kadir Karding (tengah) foto bersama dengan Eliza (dua dari kiri) mantan PMI di rumahnya, Binjai Barat, Sabtu (26/4/2025). (Dok: Teddy Akbari/Sumut Pos).
BERSAMA: Menteri BP2MI, Abdul Kadir Karding (tengah) foto bersama dengan Eliza (dua dari kiri) mantan PMI di rumahnya, Binjai Barat, Sabtu (26/4/2025). (Dok: Teddy Akbari/Sumut Pos).

 

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Eliza Hafni Nasution (46) adalah pemilik UD Anugrah Exclusive. Sebelum menjadi pengusaha, Eliza sempat menjadi pekerja Migran, tepatnya di Ipoh, Malaysia.

"Saya bekerja sebagai operator buruh pada kilang atau pabrik yang berlokasi di Ipoh, Malaysia medio 2010 sampai 2013," ujarnya saat mendapat kunjungan dari Menteri Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding di Kelurahan Payaroba, Binjai Barat, Sabtu (26/4/2025).

Setelah merasa memiliki modal yang cukup, dan betepatan dengan kontrak kerjanya juga selesai, Eliza pun kembali ke Binjai.

Diapun memutuskan untuk menghidupkan kembali usaha yang sudah dirintis oleh keluarganya, yaitu kue kacang Anugrah. 

 "Ini usaha turunan, dulu bapak yang buat laku diterusin dan buat seperti ini. Merintis ulang lagi untuk melanjutkan," ujar Eliza.

Untuk menambah penghasilan, kini UMKM milik Eliza berinovasi dengan menjual berbagai jenis kue basah. Bahkan, menerima katering untuk nasi kotak maupun kue kotak.

"Saya sebagai purna PMI punya usaha mikro dan kami juga binaan Pemerintah Kota Binjai melalui dinas koperasi, dinas tenaga kerja," tandasnya.

Sementara itu, Menteri Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding memberikan apresiasi dengan apa yang dilakukan oleh Eliza.

"Saya sengaja hari ini kunjungan kerja ke Binjai, Sumatera Utara, khusus untuk melihat lebih dekat salah seorang purna pekerja migran Indonesia dan juga bersama suaminya memproduksi kue kacang. Namanya Kue Kacang Anugrah," jelas Karding.

"Dan alhamdulillah, ini bisa menembus pasar kemana-mana dengan model packaging yang bagus," sambungnya.

Karding tiba di rumah Eliza Hafni sekitar pukul 13.00 WIB. Setibanya di sana, dia juga melihat proses pembuatan kue kacang milik Eliza.

"Tadi saya melihat prosesnya cukup bersih dan higienis. Memang yang diharapkan oleh Presiden Prabowo itu seperti ini, mereka berangkat keluar negeri cari ilmu, punya keterampilan, nabung, punya uang, kembali bangun usaha," bebernya.

"Paling tidak sekarang membantu ekonomi keluarga. Model seperti ini kita dorong untuk menjadi pilot project," sambungnya.

Kementerian BP2MI kedepannya, tambah Karding, akan melakukan pembinaan secara mendalam terhadap UMKM Eliza. "Kita bina nanti mulai dari cara berwirausahanya, cara akses modal, bina mengelola keuangan, bina cara pemasarannya, kita bina semua. Kedepannya nanti insya Allah, kita akan juga UMKM bekerja sama dengan berbagai pihak, kebutuhan bisa kita bantu kedepannya," jelasnya.

Sementara, Eliza Hafni mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri BP2MI ke rumahnya yang menjajakan UMKM kue kacang.

UMKM milik Eliza berlokasi di Perumahan Griya Pondok Sahabat Madani, Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai Barat. (ted/ram)

 

Editor : Juli Rambe