BATUBARA-Pimpinan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Batubara. Kegiatan ini bertujuan
menjalin kerja sama strategis.
Dalam kesempatan ini dibahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Audiensi berlangsung di Kantor Bupati Batubara, Rabu (7/5).
Audiensi ini disambut dengan antusias Bupati Batubara H Baharuddin Siagian SH MSi yang menyatakan dukungan terhadap kehadiran UMN Al-Washliyah ditengah-tengah masyarakat Batubara.
Hadir mewakili UMN Al-Washliyah antara lain Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi (wakil rektor II), Dr Samsul Bahri MSi (wakil rektor III), Dr Muhammad Hilman Fikri MM (kepala lembaga kerja sama dan praktik magang serta Nazriani Lubis SPd MHum (kepala Humas).
Pembahasan utama dalam pertemuan ini adalah rencana kerja sama yang mencakup pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa UMN Al-Washliyah di Batubara.
Nantinya, 600 mahasiswa akan disebar ke 12 kecamatan, 151 desa di Batubara dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap program prioritas daerah.
Sebagai bagian dari tindak lanjut MoU, mahasiswa UMN Al-Washliyah diharapkan dapat berperan aktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan masyarakat, sekaligus memberikan solusi yang inovatif.
Salah satu kontribusi nyata yang diharapkan adalah dukungan terhadap program unggulan Bupati Batubara, terutama dalam hal pengembangan petani cabai dan pelaku UMKM.
Kepala LKPM UMN Al Washliyah Dr Muhammad Hilman Fikri MM menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dr Muhammad Hilman Fikri MM menambahkan bahwa UMN Al-Washliyah akan mempersiapkan mahasiswa dengan pembekalan khusus sebelum diterjunkan ke lapangan. Hal ini bertujuan agar mampu berinteraksi secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat Batubara. (dmp/han)
Editor : Johan Panjaitan