Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Satgas Ketahanan Pangan Sidak Harga Pangan Pokok, Cegah Pengoplosan Beras

Johan Panjaitan • Selasa, 5 Agustus 2025 | 20:40 WIB
TINJAU: Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Tebingtinggi melakukan peninjauan ke beberapa pasar, kilang padi dan toko grosir sembako di wilayah Kota Tebingtinggi.
TINJAU: Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Tebingtinggi melakukan peninjauan ke beberapa pasar, kilang padi dan toko grosir sembako di wilayah Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com- Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Tebingtinggi melakukan peninjauan ke beberapa pasar, kilang padi dan toko grosir sembako di wilayah Kota Tebingtinggi.


Peninjauan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan mencegah praktik kecurangan seperti pengoplosan beras.

Dalam peninjauan ini, Tim Satgas Pangan yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Tebingtinggi, Kejaksaan Negeri dan Koramil 13 Tebingtinggi dibagi menjadi tiga kelompok untuk lokasi berbeda.

Tim pertama meninjau Pasar Gambir, Toko Sembako AJ Jalan Iskandar Muda dan UD Kilang Padi Kamal Jalan Yos Sudarso Sedangkan tim kedua ke Pasar Inpres, UD. Semesta Jalan Soekarno Hatta dan Kilang Padi Cinta Damai Jalan Soekarno Hatta Kota Tebingtinggi. Selanjutnya untuk tim ketiga di Pasar Sakti, UD Sembiring Jalan Soekarno Hatta dan Kilang Padi Cipanas Jalan Letda Sujono Kota Tebingtinggi.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Erni Widya, yang mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi, Selasa (5/8) menyampaikan bahwa stok bahan pangan pokok secara umum masih aman dan mencukupi.

"Untuk stok beras, minyak goreng, gula, aneka bawang, cabai, telur, daging, ikan, dan sayuran di pasar masih dalam posisi aman dan cukup," ujar Erni Widya.

Meskipun demikian, ia mencatat adanya peningkatan harga pada beberapa komoditas, terutama beras dan sayuran. "Harga beras di pasar masih tinggi, sekitar Rp 16.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp 16.500 per kilogram untuk beras premium. Komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, dan berbagai jenis sayuran juga mengalami kenaikan," jelasnya.

Erni menambahkan, harga gula dan minyak goreng cenderung stabil. Minyak goreng berada di kisaran Rp 16.000 per liter, sementara gula pasir Rp 16.500 per kilogram. Terkait isu pengoplosan beras dan ketidaksesuaian label kemasan, Erni Widya memastikan bahwa tim tidak menemukan adanya indikasi kecurangan tersebut.

"Dari hasil pemantauan kami di kilang padi dan toko grosir, tidak ada indikasi pengoplosan beras atau pencantuman kualifikasi yang berbeda dengan isi kemasan. Baik dari jenis beras, derajat sosoh, derajat patah, maupun volume, semuanya sesuai," tegas Erni Widya.

Berdasarkan hasil peninjauan, berikut adalah rincian harga beberapa komoditas yang dicatat oleh Tim Satgas Pangan, harga seperti Beras Medium Rp 16.000 perkg, Beras Premium Rp 16.500 perkg, Minyakita Rp 16.000 perliter, Tomat Rp 14.000 perkg, Kentang Rp 14.000 pekg, Kubis Rp 8.000 perkg, Bayam Rp5.000 perikat, Kangkung Rp 2.000, Sawi Rp12.000, Terong Ungu Rp12.000, Kacang Panjang Rp18.000, Wortel Rp10.000 dan Kacang Hijau Rp23.000 perkg. (ian/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kilang #pasar #Pemko Tebingtinggi #satgas