Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

APDESI Percut Sei Tuan dan Forwakum Sumut Gelar Diskusi Publik

Juli Rambe • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 10:30 WIB
PENGHARGAAN: Ketua APDESI Percut Sei Tuan menyerahkan piagam penghargaan kepada Forwakum Sumut, dalam gelar acara Diskusi Publik, Jumat (8/8/2025). (Dok: istimewa for Sumut Pos)
PENGHARGAAN: Ketua APDESI Percut Sei Tuan menyerahkan piagam penghargaan kepada Forwakum Sumut, dalam gelar acara Diskusi Publik, Jumat (8/8/2025). (Dok: istimewa for Sumut Pos)

 

DELISERDANG, SUMUT POS- Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, menggelar diskusi publik bersama Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut), Jumat (8/8/2025). 

Diskusi yang digelar di Kantor Kepala Desa Saentis itu mengusung tema "Sinergi Pemerintah Desa dan Pers Profesional Media Beretika, Desa Berintegritas, serta Berkolaborasi Bermartabat. 

Adapun yang menjadi narasumber pada diskusi tersebut, Ketua Forwakum Sumut Aris Rinaldi Nasution, Kadiv Hukum Ridho Sitompul, Humas Jepri Zebua, dan Penasehat Tuah Armadi Tarigan, dan dihadiri sebanyak 15 Kepala Desa yang tergabung dalam APDESI di Percut Sei Tuan. 

Diskusi ini digelar APDESI berangkat dari sejumlah pengalaman Kepala Desa dalam menghadapi pihak-pihak yang mengaku wartawan dan kerap menekan atau meminta sesuatu dengan dalih pemberitaan.

Ketua APDESI Percut Sei Tuan Misman, yang didampingi Sekretaris APDESI Percut Sei Tuan Muhammad Arifin serta Ketua Panitia Asmawito, S.Sos menyampaikan rasa terimakasih kepada Forwakum Sumut yang telah menyempatkan waktunya untuk berdiskusi bersama dengan APDESI di Percut Sei Tuan.

"Terlaksananya diskusi ini kami sangat berterimakasih kepada teman-teman Forwakum Sumut karena sudah menyempatkan waktunya untuk berbagi ilmu kepada kami dan telah membuka pikiran kami," kata Misnan. 

Dia juga berharap, agar Forwakum Sumut bisa terus berkolaborasi dengan APDESI di Percut Sei Tuan dalam pemberitaan untuk semakin mensejahterakan Desa yang ada di Kecamatan Percut Sei Tuan. 

Sementara itu, Ketua Forwakum Sumut, Aris Rinaldi Nasution menyambut baik inisiatif diskusi tersebut. Ia menekankan bahwa pers yang profesional harus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menghindari tindakan yang bersifat intimidatif atau menyalahgunakan profesi.

“Kita harus pisahkan antara wartawan yang menjalankan tugasnya sesuai undang-undang pers dengan oknum yang hanya mengatasnamakan media untuk kepentingan tertentu. Forum seperti ini penting untuk membangun pemahaman bersama,” jelasnya.

Diskusi berjalan interaktif, di mana para kepala desa menyampaikan sejumlah pengalaman mereka dalam menghadapi pihak-pihak yang mengaku wartawan dan kerap menekan atau meminta sesuatu dengan dalih pemberitaan.

Melalui diskusi ini, APDESI Percut Sei Tuan dan Forwakum sepakat untuk memperkuat komunikasi serta menjalin sinergi yang sehat antara pemerintah desa dan insan pers, guna menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan bermartabat. (man/ram) 

 

Editor : Juli Rambe
#Apdesi Percut Sei Tuan #Forwakum Sumut