Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ratusan Balita dan Lansia di Parongil Rutin Terima Makanan Tambahan dari PT DPM

Johan Panjaitan • Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:05 WIB
Balita dan lansia di Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Dairi, menerima makanan tambahan dari PT DPM.(RUDY SITANGGANG/Sumutpos.jawapos.com)
Balita dan lansia di Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Dairi, menerima makanan tambahan dari PT DPM.(RUDY SITANGGANG/Sumutpos.jawapos.com)

DAIRI Sumutpos.jawapos.com-Ratusan bayi di bawah lima tahun (balita) dan warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Parongil, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, rutin menerima bantuan makanan tambahan dari PT Dairi Prima Mineral (DPM).

Sejumlah warga penerima bantuan, seperti Nita Agustina Silalahi (39), Astina Hutajulu (37), Jerni Sitohang (30), dan Reka Simanjuntak (40), menyampaikan kepada wartawan pada Rabu (20/8/2025) bahwa anak-anak mereka rutin menerima bantuan makanan dari perusahaan tambang tersebut.

"Bantuan yang kami terima berupa bubur, puding, roti, serta susu. Setiap tiga bulan sekali, kami dikumpulkan dan menerima makanan tambahan tersebut," ungkap Nita Agustina Silalahi.

Menurutnya, Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT DPM di sektor kesehatan sangat membantu keluarga mereka, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi balita. Susu yang dibagikan bahkan bisa mencukupi kebutuhan anak selama dua minggu.

Meskipun saat ini PT DPM belum berproduksi secara penuh akibat masih dalam proses perizinan, perusahaan tersebut dinilai telah menunjukkan empatinya terhadap masyarakat di lima desa dan satu kelurahan di sekitar lokasi tambang.

Hal senada juga disampaikan Asti Boru Sirait (62) dan Rumida Boru Sihombing (63), dua warga lansia yang rutin menerima bantuan berupa bubur dan susu. Asti, seorang pensiunan guru, menjelaskan bahwa sebelumnya mereka menerima telur ayam, namun kemudian diusulkan untuk diganti dengan susu karena alasan kesehatan.

"Bulan Februari lalu kami usulkan agar telur diganti susu, dan perusahaan mengabulkan. Hari ini kami sudah menerimanya," kata Asti.

Ia berharap ke depan bantuan ini dapat dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan rutin dan kehadiran dokter untuk para lansia.

Lurah Parongil, Irwansyah B. Tumangger, membenarkan bahwa pada program terbaru, sebanyak 128 balita dan 191 lansia menerima bantuan makanan tambahan berupa bubur, puding, roti, dan susu.

"Kami berterima kasih kepada PT DPM atas konsistensinya dalam menyalurkan dana CSR lewat program PMT (Pemberian Makanan Tambahan). Harapan kami, program ini bisa terus berlanjut karena sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat," ujar Irwansyah.

Ia juga menyampaikan harapannya agar PT DPM bisa membantu merenovasi gedung bekas Puskesmas Parongil yang saat ini digunakan untuk kegiatan Posyandu, Karang Taruna, dan penyuluhan pertanian.

Fungsional dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Susi Kartika Ayu Kudadiri, bersama tenaga kesehatan Puskesmas Parongil, Nur Hidayah Berutu, turut hadir dalam kegiatan. Mereka menilai kualitas bantuan makanan tambahan yang diberikan sudah baik dari sisi pemenuhan gizi.

"Mungkin ke depannya jumlah bantuan bisa ditambah. Tapi secara kualitas, sudah bagus dan membantu warga. Anak-anak dan para lansia tampak sehat," ujar Susi.

Mereka juga memberikan edukasi kepada para ibu balita mengenai pentingnya menyediakan makanan yang beragam, bergizi, dan seimbang.

"Makanan bergizi itu tidak sulit. Sumbernya banyak di sekitar kita, hanya perlu kemauan dan semangat para ibu untuk menyiapkannya," tambahnya.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#balita #Makanan Tambahan #PT DPM #bergizi #lansia