SUMUT POS - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara, Erwin Hotmansyah Harahap, mengungkapkan sejumlah program strategis yang akan dilaksanakan dalam mendukung program Gubernur Sumatera Utara melalui sistem Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).
Menurut Erwin, dari enam prioritas PHTC, salah satu fokus utamanya adalah menciptakan pemerintahan yang cerdas, cepat, responsif, handal, dan solutif, yang di dalamnya mencakup sektor komunikasi dan informatika.
Mulai tahun 2025 hingga 2026, Kominfo Sumut akan melaksanakan sejumlah kegiatan prioritas. Salah satu di antaranya adalah diseminasi program dan kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat, termasuk sosialisasi program unggulan seperti Program Uang Sekolah Gratis (PUBG).
"Kegiatan ini sudah kita lakukan untuk ketiga kalinya, di mana masyarakat diberikan selebaran informasi tentang program-program pemerintah, termasuk PUBG," jelas Erwin saat memberikan keterangannya di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (19/9/2025).
Kominfo juga telah meluncurkan program podcast mingguan yang membahas isu-isu aktual dan strategis terkait pembangunan di Sumatera Utara. Narasumber yang dihadirkan berasal dari berbagai kalangan, seperti akademisi, praktisi, hingga tokoh masyarakat, baik dari internal maupun eksternal pemerintah.
"Kita ingin menjadikan podcast ini sebagai ruang diskusi terbuka untuk membahas berbagai permasalahan dan solusi pembangunan," tambahnya.
Kominfo Sumut juga tengah mengembangkan aplikasi layanan publik terintegrasi, yang akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform.
"Selama ini setiap dinas punya aplikasi sendiri-sendiri, dan masyarakat kebingungan. Ke depan, kita buat satu aplikasi induk. Mau akses layanan perizinan, kesehatan, atau pendidikan — cukup satu klik saja," terang Erwin.
Mulai tahun 2026 hingga 2029, Pemprov Sumut melalui Kominfo akan mengembangkan akses internet gratis di ruang-ruang publik di seluruh 33 kabupaten/kota.
Tahap awal akan dimulai di delapan kota besar pada tahun 2026. Petugas Kominfo telah melakukan survei lokasi sebagai bagian dari persiapan teknis. Pada tahun 2027, program akan diperluas ke wilayah kabupaten dan ditargetkan rampung pada tahun 2029.
"Internet gratis ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah kepada masyarakat dalam era digital," ujarnya.
Erwin juga menjelaskan bahwa mulai tahun 2026, seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumut akan memiliki jaringan internet yang terintegrasi, termasuk dinas pendidikan dan satuan pendidikan.
Sebagai pendukung program PUBG, internet gratis juga akan diberikan di sekolah-sekolah, terutama tingkat SMA. Kominfo akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan untuk mendata kebutuhan internet di setiap sekolah.
"Kalau sekolahnya gratis, internetnya pun harus gratis. Ini bagian dari keseriusan pemerintah mendukung dunia pendidikan," tegasnya.
Selain itu, Kominfo juga akan berkolaborasi dengan Dinas Sosial untuk mendukung program Sekolah Rakyat, serta dengan Dinas BPSDM untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui pelatihan dan bimbingan teknis. Dukungan juga akan diberikan kepada perpustakaan daerah guna memperkuat ekosistem literasi.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua OPD harus berkolaborasi sesuai tugas pokok dan fungsinya," tutup Erwin. (rel/san/ram)
Editor : Juli Rambe